Bos Rosneft Sebut Krisis Selat Hormuz Bikin Perusahaan Minyak AS Untung Besar

AKURAT JAKARTA — Krisis yang terjadi di Selat Hormuz disebut membawa keuntungan besar bagi perusahaan-perusahaan minyak asal Amerika Serikat (AS).
Hal ini lantaran industri energi AS dapat menjual minyak mereka dengan harga yang jauh lebih mahal.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Igor Sechin, bos besar perusahaan energi Rusia (Rosneft), dalam pertemuan ekonomi internasional di St. Petersburg, pada Sabtu (6/6/2026).
Baca Juga: Menkeu Tepis Ekonomi Lesu, Daya Beli Masyarakat Justru Menguat
Mengutip dari Anadolu, Sechin menyebut bahwa saat ini jumlah ekspor minyak dan gas dari Amerika Serikat sedang melonjak tinggi hingga memecahkan rekor.
Berdasarkan data dari lembaga konsultan energi Rystad Energy, perusahaan minyak AS berpotensi meraup untung tambahan hingga lebih dari 60 miliar dolar AS (sekitar Rp977 triliun) sepanjang tahun 2026 ini.
Syaratnya, harga minyak dunia terus bertahan di level 100 dolar AS per barel.
"Bukan cuma perusahaannya saja yang untung, pemerintah AS juga bisa mendapatkan tambahan setoran pajak dari sektor ini sampai sekitar 80 miliar dolar AS," jelas Sechin.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Purbaya Optimis Nilai Fundamental Jauh Lebih Perkasa
Sementara itu, Sechin menilai China adalah negara yang paling siap menghadapi dampak buruk jika jalur perdagangan minyak di Selat Hormuz benar-benar terganggu.
Kuncinya ada pada perencanaan jangka panjang pemerintah China yang sangat matang dalam mengamankan pasokan energi mereka.
Sejak jauh hari, China sudah berinvestasi besar-besaran pada energi ramah lingkungan dan transportasi murah.
Hasilnya, masyarakat di sana punya banyak pilihan alternatif selain BBM biasa, mulai dari menjamurnya mobil dan bus listrik, truk berbahan bakar gas, hingga jaringan kereta dan taksi listrik. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






