Dunia Cemas, Harga Minyak Mentah Terus Meroket Akibat Negosiasi Buntu

AKURAT JAKARTA – Ketidakpastian hasil perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran mulai berdampak serius pada ekonomi global.
Harga minyak mentah dunia melonjak hingga mencapai titik tertinggi dalam empat tahun terakhir, setelah pasar bereaksi negatif terhadap kemungkinan gagalnya kesepakatan nuklir kedua negara.
Kenaikan harga minyak ini mulai memicu lonjakan harga bahan bakar di Amerika Serikat, yang secara perlahan memberikan tekanan politik bagi pemerintahan Presiden Donald Trump.
Baca Juga: Donald Trump Pilih Strategi "Cekik" Ekonomi Dibanding Lawan Iran Lewat Invasi Darat
Sementara itu, pasar saat ini sangat khawatir terhadap ancaman penutupan Selat Hormuz, jalur distribusi minyak paling penting di dunia, jika konflik bersenjata kembali pecah.
Para pengamat menilai bahwa Iran sengaja mengulur waktu dalam proses negosiasi.
Strategi ini diduga bertujuan agar kenaikan harga energi global dapat memaksa Amerika Serikat untuk melunakkan tuntutan mereka.
Baca Juga: Diplomasi Buntu Kesekian Kali, Trump Tolak Mentah-mentah Tawaran Damai Iran
Namun, alih-alih mengendur, Presiden Trump justru memperketat strategi "tekanan maksimal" dengan menyiapkan pemblokiran jalur maritim yang lebih permanen guna mengunci akses perdagangan Teheran.
Adapaun kabarnya, inti dari kebuntuan ini tetap berada pada hak pengayaan uranium milik Iran.
Selama tim negosiator di Islamabad belum mencapai kata sepakat mengenai program nuklir tersebut, risiko kembalinya perang tetap membayangi.
Para ahli memprediksi harga minyak akan terus mendaki ke level yang lebih ekstrem jika eskalasi militer benar-benar terjadi dalam waktu dekat. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







