Legistlator Golkar Ramly HI Minta Kantor Karang Taruna Jadi Prioritas untuk Cegah Tawuran

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperhatikan keberadaan kantor Karang Taruna di tingkat kelurahan.
Menurutnya, masih banyak Karang Taruna yang belum memiliki kantor maupun fasilitas yang memadai untuk menjalankan kegiatan kepemudaan.
Ramly mengatakan, penyediaan ruang berkegiatan bagi pemuda penting dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah mereka terlibat dalam aktivitas negatif, termasuk tawuran.
"Seperti Karang Taruna kantornya. Banyak kelurahan yang belum ada kantor. Maka sepakat harus kita sisir semua. Anggaran terbatas, tapi kan kita menuju kepada pemuda-pemuda agar ikut kegiatan supaya jangan dia tawuran di luar," kata Ramly kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mendorong pemuda untuk membuat berbagai kegiatan. Fasilitas penunjang juga harus tersedia agar kegiatan tersebut dapat berjalan.
"Kita minta dia ikut bikin kegiatan tapi enggak ada tempatnya gimana?" ujarnya.
Ramly menyebut sejumlah kantor Karang Taruna yang sudah tersedia juga mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perbaikan.
Namun, kondisi keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus memilah kebutuhan yang paling mendesak.
"Karang Taruna banyak yang sudah rusak, jadi memang harus diperbaiki. Kalau diperbaiki kan butuh anggaran," katanya.
Selain kantor Karang Taruna, Ramly turut menyoroti kondisi sejumlah fasilitas olahraga di Jakarta yang telah berusia puluhan tahun.
Anggota Komisi E itu menyebut revitalisasi fasilitas tersebut penting agar dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak muda, untuk melakukan kegiatan positif.
Ramly menegaskan kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran.
Menurutnya, program atau kegiatan yang berskala besar dapat ditunda apabila anggaran terbatas, sementara fasilitas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga perlu tetap diperhatikan.
"Pembahasan tadi dari hati ke hati, kita harus untuk kepentingan masyarakat yang kita dahulukan. Kalau yang besar-besar ya kita coba tunda, tapi yang hibah-hibah kita sisir saja buat kepentingan masyarakat," tukas Ramly. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






