Legislator Golkar Ramly Muhamad Ungkap Ancaman Mogok Massal Sopir JakLingko Akibat Pembayaran Telat 16 Hari

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, mengungkap kondisi memprihatinkan yang dialami para sopir dan operator JakLingko.
Menurutnya, keterlambatan pembayaran hingga 16 hari telah memicu situasi genting dan hampir berujung pada pemogokan massal.
Ramly menyebut para sopir berada dalam posisi sulit lantaran pembayaran operasional yang seharusnya rutin justru tersendat.
"Hampir terjadi pemogokan massal. Mobil-mobil JakLingko itu hampir mogok karena 16 hari tidak dibayar," ujar Ramly dalam Rapat Paripurna, beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan, meski sopir baru menerima gaji, sebagian besar langsung habis untuk kasbon atau utang ke pemilik kendaraan akibat keterlambatan tersebut.
Kondisi ini, kata Ramly, tak bisa dibiarkan karena JakLingko merupakan salah satu program unggulan yang membedakan Jakarta dari provinsi lain.
Baca Juga: Fraksi Golkar Dorong Pemekaran Kelurahan guna Pangkas Birokrasi dan Dekatkan Layanan ke Rakyat
Ramly bahkan menyinggung bahwa sejumlah kepala daerah seperti Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pernah belajar langsung ke Jakarta terkait layanan angkutan gratis. Namun, realitas di lapangan justru jauh dari ideal.
"Ini angkutan gratis. Jangan sampai terlambat dibayar begini. Cepat-cepat diselesaikan biar clear," tegasnya.
Ia meminta Pemprov, khususnya Dinas Perhubungan dan PT TransJakarta, mempercepat proses verifikasi serta pembayaran kepada operator.
Ramly juga menyoroti kebijakan baru yang mewajibkan setiap armada melayani 200 penumpang per hari, yang menurutnya justru mendorong sopir kembali "ngetem" untuk mengejar target.
"Ini kan terbalik-balik. Sopir jadi kejar-kejar orang, sama seperti mobil reguler dulu," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






