Jakarta

Legislator Golkar Farah Savira Dorong Renovasi SKKT dan Fasilitas Pendukung Masuk Prioritas RKPD 2026

Laode Akbar | 29 Juli 2026, 20:48 WIB
Legislator Golkar Farah Savira Dorong Renovasi SKKT dan Fasilitas Pendukung Masuk Prioritas RKPD 2026
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, meminta Dinas Sosial DKI Jakarta memprioritaskan renovasi Sejahtera Keluarga dan Komunitas Terpadu (SKKT) yang kondisinya belum layak dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.

Hal tersebut disampaikan Farah dalam rapat pembahasan RKPD 2026 Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinas Sosial, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sejumlah SKKT yang sebelumnya telah diusulkan untuk direnovasi hingga kini belum mendapatkan perhatian.

Baca Juga: Minta BUMD Tak Manja APBD, Legislator Golkar Basri Baco Minta Lebih Inovatif Cari Pendapatan

"Kami tidak bosan-bosan untuk bisa mendorong renovasi SKKT. Yang sudah pasti kami minta di beberapa waktu lalu adalah SKKT Ciganjur dan Cipedak," ujar Farah.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi SKKT Manggarai Selatan yang sempat mengalami kebakaran besar sekitar tiga tahun lalu. Menurutnya, bangunan tersebut hingga kini belum memperoleh renovasi dari pemerintah.

Farah mengungkapkan, warga sempat memperbaiki bangunan secara swadaya karena tidak ingin terlalu lama menunggu proses renovasi.

Namun, kondisi tersebut justru membuat usulan perbaikan dari Dinas Sosial tidak lagi menjadi prioritas.

"Infonya Manggarai Selatan itu sudah tiga tahun lalu sempat kebakaran besar, lalu sudah mau direnovasi. Cuma karena warganya enggak sabar mereka renovasi sendiri, ternyata pas mau minta anggaran lagi ke Dinas Sosial infonya tidak menjadi prioritas karena kondisinya sudah setengah jadi," tuturnya.

Menurut Farah, kebijakan tersebut tidak adil karena warga melakukan perbaikan secara mandiri akibat kebutuhan yang mendesak setelah musibah kebakaran.

"Nah itu saya rasa juga enggak fair, karena logikanya mereka habis kebakaran pada saat itu. Saya pas datang ke sana saat reses memang kondisinya setengah jadi. Dan itu sangat perlu sekali di Manggarai Selatan karena wilayahnya cukup kecil dan rapat, mereka sangat memanfaatkan SKKT tersebut," ucapnya.

Tak hanya meminta renovasi bangunan, Farah juga mendorong agar Dinas Sosial mengalokasikan anggaran untuk melengkapi fasilitas pendukung di SKKT yang telah selesai dibangun.

Ia mencontohkan SKKT di Lenteng Agung dan Rawajati yang menurutnya telah memiliki bangunan baru, tetapi belum dilengkapi sarana penunjang seperti pendingin ruangan maupun blower.

"Kalau sudah bangun baru, contoh di Lenteng Agung dan Rawajati yang pernah kami datangi itu kan enggak disiapkan apa-apa lagi. Misalkan enggak ada AC, enggak ada blower," tukas Farah.

"Nah itu apakah ada anggaran dan memang harus bisa ada anggaran ke depannya supaya ketika dipakai itu enggak cuma sekadar fisik luarnya oke, tapi dalamnya memang bisa dimanfaatkan buat warga," tandasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y