Politisi Golkar Farah Savira Soroti JPO Lenteng Agung, Nilai Tak Ramah Lansia hingga Penyandang Disabilitas

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira menyoroti usulan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Hal ini disampaikannya usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jagakarsa pada Kamis (12/2/2026).
Farah menegaskan bahwa kondisi JPO yang ada saat ini memang tidak layak dan perlu segera dibenahi.
Baca Juga: Legislator Golkar Andri Santosa Desak Rute Baru Blok M-Bandara Soetta Terintegrasi MRT hingga KRL
Ia mengatakan, derasnya aspirasi yang muncul—baik melalui jalur resmi Musrenbang maupun dari media sosial—menunjukkan kuatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas penyeberangan yang aman.
"Kita mendapatkan feedback usulan ini baik secara resmi lewat Musrenbang, maupun usulan-usulan warga yang timbul lewat medsos. Walaupun kesannya jadi kayak no viral no justice, tapi khusus JPO di Lenteng Agung atau Tanjung Barat ini kita sangat concern," ujar Farah.
Ia menilai desain JPO yang ada sekarang tidak ramah bagi kelompok rentan sebab ukurannya yang kecil dan kondisi tangga yang menukik.
Baca Juga: Implementasi Pemekaran Kelurahan, Legislator Golkar Alia Laksono: Jangan Ada Alasan KTP Masih Proses
"Secara ukuran sangat kecil, sangat menukik, sehingga tidak ramah terhadap teman-teman penyandang disabilitas maupun ibu, anak, dan lansia," katanya.
Camat Jagakarsa Satia turut menguatkan bahwa kebutuhan JPO yang memadai sudah mendesak.
Ia menyebut JPO eksisting tidak memenuhi aspek keselamatan, sementara penggunaan pelican crossing tidak memungkinkan di kawasan padat seperti Lenteng Agung.
"Arus lalu lintas sangat padat. Saat ini salah satu penyebab kemacetan itu adalah penyeberang jalan yang tidak melalui JPO," ucapnya.
Menanggapi hal itu, Farah memastikan pihaknya mendorong agar solusi terbaik dipilih, dan kecenderungan arahnya kembali kepada pembangunan JPO.
"Kemungkinan besar kita kembali kepada JPO karena arusnya terlalu banyak di sana ketimbang underpass. Kita belum dapat kisi-kisi grand design dari Bina Marga, tapi biasanya nanti desainnya tidak jauh dari yang sudah dibuat di Jakarta," tuturnya.
Diketahui, usulan revitalisasi JPO Lenteng Agung sebelumnya sempat ramai diperbincangkan warganet setelah foto-fotonya beredar luas di media sosial.
Musrenbang kali ini menegaskan bahwa kebutuhan tersebut bukan hanya suara viral, tetapi juga aspirasi resmi yang disahkan dari enam kelurahan di Kecamatan Jagakarsa. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





