Jakarta

Cegah Konflik Lanjutan Usai Bentrok Maut di Matraman, Komisi A DPRD DKI Dorong Pemprov Latih Satgas Jaga Jakarta dan FKDM

Laode Akbar | 27 Juli 2026, 12:29 WIB
Cegah Konflik Lanjutan Usai Bentrok Maut di Matraman, Komisi A DPRD DKI Dorong Pemprov Latih Satgas Jaga Jakarta dan FKDM
Bentrokan juga menyebabkan perusakan dan pembakaran sejumlah warung di Jalan Tambak, Menteng.

AKURAT JAKARTA – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat peran Satuan Tugas (Satgas) Jaga Jakarta dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) menyusul bentrokan antarwarga yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).

Kevin menilai peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan upaya pencegahan konflik sosial di tingkat lingkungan.

Ia juga mendukung langkah kepolisian dalam mengusut tuntas penyebab bentrokan.

"Saya turut prihatin dengan insiden bentrok yang terjadi pada hari Minggu lalu di kawasan Matraman. Langkah aparat kepolisian dalam menyelidiki, mengamankan, dan mengusut kejadian tersebut harus didukung. Dan saya berharap masyarakat juga bisa tetap tenang sembari menunggu proses dari pihak kepolisian berjalan sampai tuntas," kata Kevin dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Raja Baru Mobil Perkotaan Akan Segera Tiba, BYD Racco Bawa Desain Pintu Geser dan Jarak Tempuh 320 Km Siap Masuk Indonesia!

Menurut Kevin, Pemprov DKI perlu menjadikan insiden tersebut sebagai evaluasi untuk memperkuat langkah antisipatif dan preventif agar konflik serupa tidak kembali terjadi.

"Ini merupakan pelajaran pahit yang menunjukkan kepada kita betapa pentingnya menjaga lingkungan agar tetap harmonis, demi kenyamanan serta keamanan semua pihak. Semoga saja, ini menjadi kejadian yang terakhir kalinya. Pemprov DKI juga perlu mengambil pelajaran dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif dan preventif ke depannya," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang berkembang, bentrokan di Matraman diduga bermula dari perselisihan terkait pembayaran makanan di sebuah warung nasi uduk.

Namun, kepolisian masih mendalami penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk dugaan adanya gangguan terhadap ketertiban umum yang memicu emosi warga.

Baca Juga: Bukan Karena Malas, Ini Penjelasan Psikologi di Balik Sulitnya Mendapat Pekerjaan

Sebagai anggota Komisi A DPRD DKI yang membidangi urusan pemerintahan, termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat, Kevin mendorong Pemprov DKI mengoptimalkan peran Satgas Jaga Jakarta dan FKDM dalam mendeteksi serta mencegah potensi konflik sejak dini.

"Ketenangan serta keteraturan masyarakat merupakan hal yang tidak bisa diremehkan dan harus dijamin. Sebenarnya, selain dengan adanya pihak kepolisian dan Satpol PP itu sendiri, Pemprov DKI kan juga sudah mengaktivasi Satgas Jaga Jakarta. FKDM juga merupakan elemen penting yang tak bisa dilupakan," katanya.

Ia menilai kedua unsur tersebut perlu lebih diberdayakan sebagai garda terdepan pemerintah daerah dalam melakukan mitigasi terhadap potensi konflik sosial di lingkungan masyarakat.

"Seharusnya, satgas tersebut beserta FKDM yang juga melibatkan unsur warga, tak jarang tokoh masyarakat, semakin diberdayakan lagi sebagai garda terdepan Pemprov DKI dalam mengantisipasi, mencegah, dan memitigasi insiden-insiden seperti bentrok antar masyarakat itu," ujarnya.

Baca Juga: Tak Ingin Tertinggal di Segmen Mobil Listrik Kompak, BYD Racco Bawa Gaya Super Tall Wagon untuk Hancurkan Dominasi Rival!

Selain itu, Kevin mengusulkan agar Pemprov DKI memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada anggota Satgas Jaga Jakarta maupun FKDM agar memiliki kemampuan dalam mengenali, mengantisipasi, dan meredam potensi konflik sosial sebelum berkembang menjadi kerusuhan.

"Perlu dicek, apakah Satgas Jaga Jakarta di lokasi bentrok kemarin dan tempat-tempat lainnya sudah aktif. Dan bagaimana FKDM-nya. Kalau ada, perlu dihimpun dan diberikan pelatihan-pelatihan. Supaya, warga yang tergabung dengan satgas tersebut juga dapat mengantisipasi, memitigasi, dan lebih penting lagi mencegah terjadinya konflik-konflik sosial yang dengan cepat bisa berubah menjadi kerusuhan besar," pungkasnya.

Sebagai informasi, aparat kepolisian bergerak cepat mengusut tewasnya seorang pemuda dalam bentrokan berdarah yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Kei Car Listrik Lain Mulai Gelisah! BYD Racco Hadir Lebih Ringkas dan Praktis dengan Pilihan Interior Mewah Serba Putih!

Tiga orang terduga pelaku penganiayaan kini telah resmi ditangkap dan diamankan di Mapolsek Menteng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.