Dishub DKI Tetap Buat Pelican Crossing di Jalan Tendean Meski Tahu Bakal Sebabkan Perlambatan Lalu Lintas, Ternyata Ini Alasannya

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengakui pemasangan pelican crossing di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan akan berdampak pada perlambatan atau kemacetan arus lalu lintas.
Meski demikian, fasilitas penyeberangan sebidang itu tetap akan dibangun sebagai solusi sementara untuk menjamin keselamatan pejalan kaki sambil menunggu pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang baru imbas rusak ditabrak truk pengangkut alat berat.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan bahwa membangun pelican crossing diambil setelah mempertimbangkan tingginya aktivitas penyeberang jalan di lokasi tersebut.
"Ya, tentu pasti akan ada perlambatan kan, karena ada orang yang mau menyeberang. Karena pelican crossing itu juga harus dibuatkan lampu merahnya di situ. Nah, itu pasti akan ada, akan menambah perlambatan jalan di sana," kata Budi kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
Menurut dia, keberadaan pelican crossing merupakan langkah darurat mengingat pembangunan JPO membutuhkan waktu lebih lama. Karena itu, keselamatan pejalan kaki menjadi prioritas utama.
"Karena kan ini salah satu darurat saja, karena yang terpenting adalah pembuatan jembatannya itu," ujarnya.
Budi menjelaskan, hasil kajian Dishub menunjukkan lokasi tersebut memang membutuhkan fasilitas penyeberangan baru.
Volume lalu lintas di ruas tersebut mencapai 2.579 kendaraan per jam, sementara jumlah pejalan kaki yang menyeberang mencapai 874 orang per jam.
Saat ini, fasilitas penyeberangan terdekat dinilai masih terlalu jauh. Pelican crossing di depan Ayam Goreng Suharti berjarak sekitar 383 meter ke arah barat, JPO di depan Gedung Bina Marga berjarak sekitar 718 meter, sedangkan zebra cross di putaran balik Simpang Gotri berjarak sekitar 364 meter.
Baca Juga: Tak Hanya Picu Kemacetan, Perbaikan Jalan Kebon Sirih Bikin Pejalan Kaki Sulit Menyeberang
Padahal, menurut ketentuan teknis, idealnya jarak antar fasilitas penyeberangan berkisar 100 hingga 200 meter.
"Nah ternyata ini kan jaraknya jauh, jadi sebenarnya zebra cross ini atau jembatan penyeberangan ini memang sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat," tutur Budi.
Ia mengatakan kajian pembangunan pelican crossing telah rampung. Saat ini Dishub tinggal menunggu Dinas Bina Marga membongkar taman, pagar besi, dan sebagian trotoar di median jalan sebagai akses penyeberangan.
"Kalau itu sudah dibuka oleh mereka, saat itu juga kita akan melakukan pembuatannya," katanya.
Budi menargetkan pelican crossing dapat selesai dibangun dalam satu hingga dua pekan apabila pekerjaan pembongkaran median jalan berjalan sesuai rencana.
"Ya mudah-mudahan dalam satu-dua minggu ini sudah bisa kita selesaikan," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





