Tekan Kebocoran Pendapatan Parkir, Dishub DKI Siapkan CCTV Berbasis AI Penyempurna Aplikasi Parkee

AKURAT JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan sistem pengawasan parkir berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) melalui kamera pengawas (CCTV) untuk menekan potensi kebocoran pendapatan parkir sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaludin, mengatakan bahwa sistem tersebut akan menjadi penyempurna dari aplikasi parkir digital Parkee yang saat ini telah digunakan di sejumlah lokasi parkir milik Pemprov DKI.
Menurut Budi, penggunaan aplikasi Parkee berhasil meningkatkan pendapatan parkir secara signifikan. Salah satu contohnya terjadi di kawasan Monumen Nasional (Monas), di mana penerimaan parkir melonjak hingga 300 persen.
Baca Juga: Imbas Gejolak Minyak Dunia: Menteri ESDM Buka Suara Soal Tarif BBM dan LPG Subsidi
"Jadi kemarin kami rapat yang terkait parkir yang ada di Pusdatin. Saat ini kan kita sudah memakai aplikasi 'Parkee'. Dengan adanya aplikasi 'Parkee' ini ternyata mendongkrak pendapatan kita yang sungguh luar biasa, terutama kalau misal kita lihat di Monas itu lonjakannya sampai 300 persen," kata Budi dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Meski demikian, ia mengakui sistem yang berjalan saat ini masih memiliki kelemahan karena data kendaraan yang masuk dan keluar masih diinput secara manual oleh petugas parkir.
Karena itu, Dishub berencana memasang CCTV yang dilengkapi teknologi AI di pintu masuk dan keluar area parkir.
Sistem tersebut nantinya akan menghitung jumlah kendaraan secara otomatis sehingga dapat dicocokkan dengan data transaksi parkir yang tercatat.
"Nah, salah satu yang harus bisa juga kita lakukan adalah dengan sistem digitalisasi melalui CCTV. Jadi CCTV kita taruh di depan pintu parkir, nanti ada AI-nya. Di back-end bisa menghitung berapa sebenarnya jumlah kendaraan yang masuk dan keluar setiap hari, sehingga nanti bisa sama apakah yang ada di parkiran dengan yang di-input," ujarnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Celje vs Egnatia Rrogozhine di Kualifikasi UCL, 29 Juli 2026: Tuan Rumah Bidik Sejarah
Selain pengawasan di lokasi parkir off-street, lanjut Budi, pihaknya juga tengah mencari sistem digital baru untuk parkir on-street.
Ia mengatakan, teknologi yang selama ini digunakan di kawasan Jalan Sabang sudah tidak lagi dapat dikembangkan karena vendor maupun suku cadangnya sudah tidak tersedia.
Saat ini, pembayaran parkir on-street masih mengandalkan QRIS dan mesin EDC yang dinilai membutuhkan waktu transaksi lebih lama.
Dishub pun membuka peluang penggunaan teknologi yang lebih praktis agar proses pembayaran menjadi lebih cepat.
"Yang bisa kita lakukan saat ini hanya sebatas berdasarkan pakai QRIS dan juga pakai mesin ATM itu Pak, namun itu kan agak cukup lama waktunya, tapi kalau cukup dengan singkat dengan tap seperti itu selesai nah itu bisa lebih baik," tukasnya.
Baca Juga: Kepala Disdik DKI Ungkap Dari 22 Sekolah Negeri Rusak, Masih Ada 11 yang Jalani Proses Pengecekan
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, meminta Dishub mempercepat digitalisasi seluruh parkir on-street.
Menurut dia, langkah tersebut penting untuk mengetahui potensi kebocoran pendapatan sebelum pemerintah menetapkan target penerimaan yang lebih tinggi.
"Belum kan. Nah artinya coba kita kejar target digitalisasi keseluruhan, jadi artinya kita bisa lihat nih apakah ada loss di sana. Kalau sudah digitalisasi semuanya ada peningkatan kan di sana," kata Nova.
Ia menilai digitalisasi parkir harus menjadi salah satu strategi utama Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan pendapatan dari sektor perparkiran di tengah keterbatasan ruang parkir di ibu kota. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






