Legislator Golkar Judistira: Teknologi Canggih Tak Akan Efektif Tanpa Pemilahan Sampah dari Rumah

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan menegaskan, penyelesaian persoalan sampah di Jakarta tidak bisa hanya mengandalkan teknologi pengolahan di hilir.
Hal itu disampaikan Judistira usai menghadiri penyusunan Peta Jalan Pengelolaan Sampah yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Menurut dia, kedisiplinan masyarakat dalam memilah sampah dari sumber menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah di ibu kota.
Baca Juga: Fraksi Golkar DKI Soroti Keterbatasan SDM dalam Pembahasan Raperda Perlindungan Perempuan
Judistira menyoroti volume sampah Jakarta yang kini mencapai sekitar 9.000 ton per hari. Besarnya timbulan sampah itu, kata dia, membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat di tingkat lingkungan terkecil.
Ia mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang mendorong pemanfaatan teknologi waste-to-energy atau pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Namun, menurutnya, teknologi secanggih apa pun tidak akan berjalan optimal tanpa perubahan perilaku masyarakat.
"Apa pun teknologinya, semahal apa pun, kalau tidak ada dukungan dari kita semua, termasuk masyarakat, bahwa sampah itu perlu dipilah dari rumah atau dari sumber, nah itu perlu dukungan dari kita semua," kata Judistira.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta itu menilai gerakan pemilahan sampah dari rumah harus diperkuat secara masif hingga tingkat RW.
Sebab, pengurangan volume sampah sejak dari sumber dinilai akan sangat membantu efektivitas pengolahan di tahap selanjutnya.
Karena itu, Judistira memastikan DPRD DKI Jakarta akan terus mengawal kebijakan pengelolaan sampah agar sejalan dengan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.
Menurut dia, persoalan sampah di Jakarta merupakan tanggung jawab kolektif yang harus diselesaikan bersama.
"Karena ini kerja semua, dari seluruh yang ada di DKI Jakarta, baik pemerintah maupun masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike turut mendorong percepatan penanganan sampah di sektor hulu dan menengah secara menyeluruh.
Menurut Yuke, pembangunan fasilitas PSEL membutuhkan waktu hingga tiga tahun. Karena itu, penanganan di tingkat hulu dan menengah perlu diperkuat sejak sekarang melalui sosialisasi, penyediaan sarana-prasarana, hingga optimalisasi fasilitas pengolahan sampah seperti TPS 3R, TPST, RDF, dan biogas.
"Jadi harus lebih dalam lagi bagaimana kita membantu menyelesaikan dari hulu sama dari menengahnya nih," ujar Yuke.
Politikus PDIP itu juga berharap pemerintah pusat memiliki komitmen penuh dan timeline yang jelas agar penanganan sampah di Jakarta berjalan lebih progresif dibanding sebelumnya.
"Kita ingin semua pihak banyak membantu menangani masalah sampah di Jakarta itu bisa selesai. Paling tidak ada progres," tegas Yuke. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






