Perkuat Ketahanan Keluarga, Legislator Golkar Farah Savira Usulkan Daycare dalam Raperda Pembangunan Keluarga

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, mengusulkan agar fasilitas daycare atau taman asuh anak dimasukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Keluarga.
Ia menilai keberadaan daycare merupakan salah satu indikator kota global yang mendukung kesejahteraan keluarga, khususnya bagi orang tua yang bekerja.
Usulan tersebut disampaikan Farah dalam rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta saat membahas Ranperda Pembangunan Keluarga, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Ketua Golkar DKI Ahmed Zaki Pastikan Program Pemprov DKI Selaras dengan Kebijakan Pemerintah Pusat
Menurutnya, Jakarta sebagai kota global perlu menyediakan fasilitas pengasuhan anak yang terstandarisasi sebagaimana kota-kota maju di dunia.
Farah menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran dan diskusinya dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), pemerintah pusat telah menerbitkan Surat Edaran Menteri PPPA Nomor 61 Tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan taman pengasuhan anak berbasis hak anak bagi pekerja di daerah.
"Standar Jakarta sebagai kota global itu daycare dianggap sebagai fasilitas publik seperti transportasi dan juga taman. Itu semua yang dianggap sebagai kota global dalam melihat daycare seperti itu," ujar Farah dalam rapat.
Ia mengusulkan agar ketentuan mengenai penyediaan dan fasilitasi Taman Asuh Ramah Anak atau daycare dapat dimasukkan dalam Pasal 12 Raperda Pembangunan Keluarga, khususnya terkait penyediaan lingkungan yang sehat untuk menunjang kesejahteraan keluarga.
Menurut Farah, keberadaan daycare tidak hanya bermanfaat bagi tumbuh kembang anak, tetapi juga membantu orang tua, terutama ibu bekerja, dalam menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan pengasuhan.
Ia menilai tidak semua keluarga di Jakarta memiliki kemampuan ekonomi untuk menyewa pengasuh anak atau memiliki dukungan keluarga besar sebagai tempat penitipan anak. Karena itu, kehadiran daycare yang terjangkau dan berkualitas dinilai dapat menjadi solusi nyata.
"Karena tidak semua orang tua mampu menyediakan nanny atau memiliki keluarga yang bisa membantu pengasuhan, sehingga kami rasa ini juga salah satu hal yang baik untuk ditambahkan," katanya.
Selain itu, Anggota Komisi E itu juga menilai penyediaan daycare dapat menjadi salah satu instrumen penguatan ketahanan keluarga.
Menurutnya, dukungan terhadap sistem pengasuhan anak yang baik dapat membantu mengurangi tekanan dalam rumah tangga yang berpotensi memicu konflik keluarga.
"Yang kedua juga nanti menunjang juga keluarga yang efektif sehingga tidak ada apa ya permasalahan yang nanti berujung ke perceraian dan lain-lain di dalam keluarga," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







