Jakarta

Ketegangan Memuncak, Iran Tutup Total Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Aisya Nur Aziza | 11 Juni 2026, 22:30 WIB
Ketegangan Memuncak, Iran Tutup Total Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu
Iran tutup total akses ke Selat Hormuz imbas peningkatan aktivitas militer AS (ilustrated by AI)

AKURAT JAKARTA — Pemerintah Iran resmi mengumumkan penutupan total jalur pelayaran strategis Selat Hormuz hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Langkah ekstrem ini diambil Teheran di tengah eskalasi konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat (AS) beserta sekutunya di kawasan Timur Tengah.

Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) menyatakan bahwa penutupan jalur maritim utama dunia tersebut merupakan respons langsung atas peningkatan aktivitas militer AS serta instruksi terbaru dari petinggi angkatan bersenjata Iran.

Baca Juga: Menlu Iran Beri Peringatan Keras ke AS: Selat Hormuz Bukan Perairan Internasional

"Karena ketegangan yang dipicu pasukan agresif AS dan pengumuman terbaru Angkatan Bersenjata Republik Islam, Selat Hormuz akan ditutup sepenuhnya," tulis pernyataan resmi PGSA melalui platform media sosial X pada Kamis (11/6/2026).

Terkait kebijakan ini, otoritas setempat mengimbau kepada seluruh kapal kargo maupun pihak-pihak yang sebelumnya telah mengantongi izin transit untuk bersabar.

Mereka diminta menunggu pemberitahuan lebih lanjut mengenai kapan jalur pelayaran global tersebut akan dibuka kembali.

Baca Juga: Gencatan Senjata Batal, Iran Hujani Israel dengan Rudal dan Incar Aset AS

Saling Balas Serangan Militer

Pengumuman penutupan selat ini mencuat hanya berselang sehari setelah Presiden AS Donald Trump melayangkan tudingan bahwa Iran sengaja mengulur-ulur waktu perundingan damai.

Trump bahkan secara terbuka menyatakan niat Washington untuk melancarkan operasi militer besar-besaran ke wilayah Iran.

Situasi di lapangan pun kian tak terkendali.

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa mereka telah melancarkan gelombang serangan udara baru ke wilayah Iran.

Aksi tersebut langsung dibalas oleh militer Teheran dengan menggempur sejumlah pangkalan militer milik AS yang tersebar di Timur Tengah. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.