Jakarta

Lewat Raperda P4GN, Fraksi Golkar DPRD DKI Dorong Pemprov Tambah Fasilitas Rehabilitasi Korban Narkoba

Laode Akbar | 6 April 2026, 18:28 WIB
Lewat Raperda P4GN, Fraksi Golkar DPRD DKI Dorong Pemprov Tambah Fasilitas Rehabilitasi Korban Narkoba
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira

AKURAT JAKARTA - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) untuk memperkuat penanganan korban penyalahgunaan narkotika melalui penambahan fasilitas rehabilitasi di rumah sakit maupun klinik.

Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, mengatakan penguatan fasilitas kesehatan menjadi langkah penting mengingat potensi meningkatnya jumlah korban penyalahgunaan narkoba di ibu kota.

"Yang kedua, kami juga melihat bahwa ke depan kalau memang jumlah korban atau penyalahgunaan narkoba ini bertambah, perlu kita tambahkan juga atau perkuat dari sisi kesehatan dan juga rehabilitasi," kata Farah dalam rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Legislator Golkar Ramly HI Soroti Puskesmas Rusun Marunda Belum Dilengkapi Alat Kesehatan, Minta Dinkes Segera Lengkapi

Menurutnya, ketersediaan pusat rehabilitasi yang memadai akan sangat membantu proses pemulihan korban sekaligus memperluas akses layanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Farah menilai, fasilitas rehabilitasi yang lebih banyak dan tersebar akan membuat layanan pemulihan korban narkoba menjadi lebih terjangkau, terutama bagi masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

"Kami juga mendorong agar bisa ada fasilitas-fasilitas baru di rumah sakit ataupun juga klinik-klinik lainnya supaya fasilitas rehabilitasi ini lebih banyak dan lebih terjangkau oleh masyarakat," ujarnya.

Anggota Komisi E itu juga menyoroti bahwa korban penyalahgunaan narkoba tidak sedikit berasal dari kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan dukungan negara untuk proses pemulihan.

"Karena kita enggak bisa pungkiri bahwa banyak sekali korban-korban dari penyalahgunaan narkoba ini juga masyarakat kelas menengah ke bawah," ucapnya.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan menambah pusat rehabilitasi narkoba di berbagai wilayah Indonesia.

Penambahan ini secara khusus akan dilakukan di daerah yang belum memiliki pusat rehabilitasi narkoba.

"Nanti kita akan, saya kira perlu tambahan pusat-pusat rehabilitasi, ada beberapa kabupaten yang belum punya kita harus segera nanti lengkapi," tegas Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10/2025). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y