Jakarta

Legislator Golkar Dadiyono Dorong BPBD DKI Segera Siapkan Jalur Evakuasi Bencana di Wilayah Padat Penduduk

Laode Akbar | 20 Maret 2026, 14:50 WIB
Legislator Golkar Dadiyono Dorong BPBD DKI Segera Siapkan Jalur Evakuasi Bencana di Wilayah Padat Penduduk
Bendahara Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dadiyono

AKURAT JAKARTA – Bendahara Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dadiyono, mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk segera menyiapkan jalur mitigasi evakuasi bencana di sejumlah wilayah yang dinilai rawan dan memiliki kepadatan penduduk tinggi.

Hal tersebut disampaikan Dadiyono dalam Rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menyoroti beberapa titik krusial seperti Petogogan, Cipulir, dan Pesanggrahan yang menurutnya membutuhkan perhatian serius dalam aspek mitigasi bencana.

Baca Juga: Ahmed Zaki Harap Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Stabilitas BBM dan Sembako Jelang Lebaran 2026

"Untuk Badan Penanggulangan Bencana di titik-titik krusial itu, yaitu Petogogan, Cipulir, terus ada di Pesanggrahan juga, di situ masyarakat menghendaki perlunya adanya jalur mitigasi untuk evakuasi kebencanaan," ujar Dadiyono.

Ia menilai, hingga saat ini masih terdapat wilayah yang memiliki potensi bencana namun belum didukung kesiapan jalur evakuasi yang memadai.

Padahal, Jakarta secara rutin menghadapi bencana banjir dan juga harus mengantisipasi potensi bencana lain.

Baca Juga: Apresiasi Progres MRT Fase 2A Lebihi Target Awal, Legislator Golkar Andri Santosa Ingatkan Potensi Keterlambatan Operasional

Menurut Anggota Komisi A itu, penyusunan jalur evakuasi menjadi penting terutama di kawasan dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi agar masyarakat memiliki panduan jelas saat kondisi darurat terjadi.

"Nah, di sini saya minta BPBD untuk wilayah-wilayah dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi dan juga potensi bencananya tinggi, tolong segera dibikin jalur-jalur roadmap untuk evakuasi," katanya.

Selain pembangunan jalur evakuasi, Dadiyono juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terkait titik kumpul dan prosedur evakuasi. Hal ini dinilai penting untuk meminimalisir kepanikan warga saat terjadi bencana.

"Setelah dibikin, tolong disosialisasikan ke masyarakat di lingkungan tersebut. Jadi saat ada kebencanaan, masyarakat tidak terjadi kepanikan karena mereka sudah mengetahui titik kumpul evakuasi," jelasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y