Legislator Golkar Sardy Wahab Desak Pemprov DKI Susun Rencana Penanganan Banjir Jangka Panjang Selama 10 Tahun

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyusun perencanaan penanganan banjir jangka panjang selama 10 tahun.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Komisi D DPRD DKI Jakarta saat membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), beberapa waktu lalu.
Menurut Sardy, penanganan banjir Jakarta tidak boleh lagi bersifat tahunan atau reaktif. Ia menilai pembahasan banjir selalu berulang setiap tahun karena tidak ada rencana komprehensif yang dibuat secara serius.
Baca Juga: Legislator Golkar Ramly HI Soroti Layanan Cek Kesehatan di Jakarta, Nilai Kalah Saing dengan Tangsel
"Kenapa enggak kita bikinkan perencanaan itu untuk 10 tahun ke depan? Supaya tahun depan kita tidak bicara hal yang sama lagi," ujar Sardy.
Ia menyinggung pernyataan Badan Pengelola Keuangan Daerah yang menyatakan bahwa sebagian anggaran besar untuk penanganan banjir baru akan keluar dalam Anggaran Perubahan. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa strategi penanganan banjir belum matang.
Sardy juga menekankan pentingnya mengurai persoalan banjir berdasarkan data intensitas hujan di Jakarta.
Ia menyebut angka 300 milimeter sebagai acuan yang bisa dijadikan dasar perencanaan jangka panjang.
"Anggap saja 300 itu yang hujan turun pada saat ini. Kita bikin programnya sama-sama, walaupun anggaran terbatas. Yang penting tidak berulang tahun depannya lagi," terangnya.
Selain menyoroti banjir, Sardy juga menyinggung proyek taman di salah satu wilayah yang sempat hilang dari rencana 2027.
Anggota Komisi D itu meminta agar rencana tersebut dikembalikan karena kebutuhan ruang publik sangat mendesak bagi warga.
"Kasihan rakyat di daerah kita ini. Untuk cari tempat reses saja susah. Ada satu RW, tiga RW, satu kelurahan, tamannya enggak ada. Kita fokuskan itu dulu," tegasnya.
Sardy menekankan bahwa tanpa perencanaan matang dan konsisten, Jakarta akan sulit berkembang dan memenuhi visi sebagai kota maju.
Ia menyerukan agar seluruh program difokuskan pada kepentingan rakyat, bukan pada proyek titipan atau pesanan pihak tertentu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






