Dukung Raperda Sistem Pangan, Fraksi Golkar DKI: Harus Jadi Regulasi Strategis, Bukan Sekadar Administrasi

AKURAT JAKARTA – Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta mendukung pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan.
Namun, raperda tersebut harus diperlakukan sebagai regulasi strategis, bukan sekadar aturan administratif.
Hal ini disampaikan Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, dalam Pemandangan Umum Fraksi Golkar atas Raperda Penyelenggaraan Sistem Pangan di Rapat Paripurna DPRD, Senin (9/2/2026).
Menurut Dimaz, persoalan pangan di Jakarta menyangkut langsung stabilitas sosial, ekonomi, hingga politik di ibu kota.
Ia menekankan bahwa Jakarta memiliki ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah yang mencapai hampir 98 persen.
Dengan kondisi tersebut, Fraksi Golkar menilai pengelolaan pangan tidak bisa lagi dilakukan dengan pendekatan biasa atau rutinitas teknis semata.
"Jakarta hidup dari kelancaran rantai pasok lintas wilayah. Ketika jalur distribusi terganggu akibat cuaca ekstrem, lonjakan biaya logistik, atau masalah di daerah pemasok, Jakarta adalah wilayah yang paling cepat merasakan dampaknya," ujar Dimaz.
Baca Juga: Prediksi Skor Atalanta vs Cremonese di Serie A, 10 Februari 2026: Misi La Dea Dekati Zona Eropa
Ia juga menggarisbawahi bahwa tantangan pangan di Jakarta tidak hanya terkait ketersediaan barang, tetapi juga soal keadilan akses.
Ketimpangan ekonomi, menurutnya, memengaruhi kemampuan rumah tangga dalam membeli kebutuhan pokok.
"Ketika harga naik, kelompok berpendapatan rendah terpaksa mengurangi konsumsi atau mengubah pola makan ke kualitas yang lebih rendah. Ini berbahaya bagi ketahanan gizi," kata Dimaz.
Golkar juga menyoroti kondisi wilayah kepulauan yang menghadapi biaya logistik lebih tinggi dan pasokan tidak menentu. Akibatnya, harga pangan lebih mahal dan pilihan konsumsi warga pun terbatas.
Dimaz menegaskan bahwa keadilan pangan harus dirasakan seluruh warga, termasuk mereka yang tinggal di Kepulauan Seribu.
"Perlu skema distribusi dan subsidi logistik yang terukur agar warga kepulauan tidak tertinggal," tuturnya.
Karena itu, Fraksi Golkar meminta agar sistem pangan Jakarta dibangun sebagai sistem yang benar-benar tahan guncangan, mampu meredam gejolak harga, dan siap menghadapi situasi darurat.
Menurut Dimaz, evaluasi keberhasilan tidak boleh hanya berbasis serapan anggaran, tetapi pada indikator nyata seperti stabilitas harga komoditas strategis, kecukupan cadangan pangan daerah, keamanan pangan, hingga peningkatan gizi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Fraksi Golkar pada prinsipnya menyetujui Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut, namun dengan syarat penguatan substansi.
Baca Juga: Mengenal Rumput Teki, Gulma Bandel yang Menyimpan Khasiat Herbal
"Ranperda ini tidak boleh terlalu banyak menyerahkan kewenangan strategis pada aturan turunan. Target kinerja, mekanisme pengawasan, dan akuntabilitas anggaran harus ditegaskan sejak awal," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






