Pemprov DKI Gelar Gerakan Jaga Jakarta Bersih Serentak pada Minggu Ini, Dihadiri Ribuan ASN dan Warga

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar Gerakan "Jaga Jakarta Bersih" secara serentak pada Minggu (8/2) mulai pukul 07.00 WIB, melibatkan ribuan ASN, PJLP, tenaga ahli, dan warga dari seluruh wilayah kota hingga kelurahan.
Gerakan ini menjadi langkah besar Pemprov dalam menghadapi potensi banjir dan genangan di tengah curah hujan yang masih tinggi, sekaligus menegaskan kembali pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan gerakan ini tidak hanya bertujuan memperindah kota, tetapi juga memperkuat pertahanan lingkungan dari risiko banjir serta meningkatkan kualitas hidup warga.
Baca Juga: Siap-siap! Rute Baru Transjabodetabek Cawang-Jababeka dan Blok M-Soetta Beroperasi Februari 2026
Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan harus dimulai dari ruang hidup terdekat dan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
"Jakarta yang bersih bukan hanya soal estetika kota, tetapi juga tentang kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup warganya. Melalui Gerakan Jaga Jakarta Bersih, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa merawat lingkungan adalah kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat," ujarnya.
Pemprov DKI menurunkan seluruh unsur pimpinan untuk memastikan kegiatan berjalan efektif.
Gubernur Pramono akan memimpin langsung kerja bakti di Jakarta Timur bersama wali kota, jajaran Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, Satpol PP, PMI, hingga para direktur utama BUMD.
Wakil Gubernur Rano Karno dijadwalkan hadir di Jakarta Pusat bersama jajaran Deputi Gubernur, wali kota dan Dinas Sumber Daya Air, sementara Sekda DKI, Uus Kuswanto, akan terjun ke Jakarta Utara.
Pejabat tingkat provinsi lainnya juga disebar ke Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu untuk memastikan kegiatan berjalan serentak.
Di tingkat kecamatan, kegiatan dipimpin camat, sedangkan di kelurahan dipandu lurah setempat yang akan memobilisasi warga.
Gerakan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat gotong royong dan kedekatan sosial antara pemerintah dan masyarakat, sembari mempercepat upaya membersihkan lingkungan, saluran air, serta titik-titik rawan sampah yang kerap memicu genangan.
Pemprov menegaskan bahwa "Jaga Jakarta Bersih" bukan sekadar agenda bersih-bersih rutin, tetapi langkah nyata membangun kesadaran kolektif agar menjaga kebersihan menjadi budaya bersama.
Dengan seluruh unsur bergerak di saat bersamaan, pemerintah berharap upaya ini dapat memperkuat kesiapsiagaan kota menghadapi musim hujan dan menciptakan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi semua. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









