Deadline 1 Mei Perang dengan Iran, Trump Cari Celah Perpanjang Operasi Militer

AKURAT JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump diprediksi akan menempuh jalur formal dengan meminta perpanjangan waktu kepada Kongres demi melanjutkan operasi militer terhadap Iran.
Langkah strategis ini diambil seiring mendekatnya batas waktu 60 hari tanpa persetujuan legislatif yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026.
Analisis ini disampaikan oleh mantan Wakil Presiden Eurasia Center, Letnan Kolonel (Purn) Earl Rasmussen.
Menurutnya, Trump saat ini berada dalam posisi terjepit tanpa pilihan yang benar-benar menguntungkan, namun tetap berupaya mencari celah diplomatik agar tidak terlihat lemah secara politik.
Baca Juga: Politik AS Ancam Seret Trump ke Pengadilan Kalau Nekat Lanjutkan Perang Iran Tanpa Izin
"Presiden Trump berada dalam situasi sulit, tetapi ia kemungkinan besar akan meminta perpanjangan tambahan untuk mempertahankan kehadirannya di kawasan tersebut," ujar Rasmussen pada Rabu (29/4/2026).
Benturan dengan War Powers Resolution
Berdasarkan ketentuan War Powers Resolution, operasi militer AS akan genap memasuki hari ke-60 pada 1 Mei sejak pertama kali dilaporkan ke Kongres.
Secara hukum, Presiden diwajibkan mengantongi restu legislatif untuk melanjutkan serangan atau mulai menarik pasukan.
Meskipun terdapat opsi tambahan waktu 30 hari, aturan tersebut secara spesifik hanya diperuntukkan bagi proses penarikan pasukan secara aman melalui pemberitahuan tertulis kepada Kongres.
Rasmussen menilai bahwa opsi penarikan pasukan merupakan "risiko politik" yang besar bagi Trump.
Sebaliknya, melanjutkan operasi tanpa legitimasi hukum berisiko memperburuk stabilitas domestik dan hubungan internasional.
Baca Juga: Negosiasi Macet, Iran Rayu China Jadi Mediator Perang
Eskalasi di Tengah Kebuntuan Diplomasi
Konflik ini merupakan kelanjutan dari aksi militer pada 28 Februari lalu, saat Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang memicu korban jiwa di kalangan warga sipil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






