Politik AS Ancam Seret Trump ke Pengadilan Kalau Nekat Lanjutkan Perang Iran Tanpa Izin

AKURAT JAKARTA – Suasana politik di Amerika Serikat saat ini kian meruncing.
Presiden Donald Trump terancam melanggar ketentuan hukum apabila tetap melanjutkan operasi militer terhadap Iran setelah tanggal 1 Mei mendatang.
Kelompok dari partai demokrat bahkan bersiap mengambil langkah tegas dengan melayangkan gugatan pada Trump apabila nekat melanjutkan perang tanpa mengantongi izin resmi dari Kongres Amerika Serikat.
Baca Juga: Trump Ubah Desain Paspor AS,Tampilkan Wajah Sendiri dan Tanda Tangan
Ketentuan Hukum Terkait Batas Waktu
Berdasarkan regulasi yang berlaku di Amerika Serikat, seorang Presiden memiliki batas waktu selama 60 hari untuk menjalankan operasi militer tanpa mandat legislatif.
Jatah waktu bagi pemerintahan Trump ini akan segera berakhir pada Jumat esok, 1 Mei 2026.
Aturannya cukup jelas, setelah melewati tenggat tersebut, Trump hanya memiliki dua pilihan, yakni mendapatkan izin resmi dari Kongres atau segera menarik mundur pasukannya dalam kurun waktu 30 hari.
Baca Juga: Jerman Sebut AS Terjebak Permainan Cerdik Iran, Diplomasi Trump Dicap Gagal Total
Alasan Keberatan Partai Demokrat
Senator Adam Schiff beserta jajaran anggota Partai Demokrat menilai kebijakan luar negeri yang diambil Trump saat ini sangat berisiko.
Mereka mengkhawatirkan Amerika Serikat akan terseret ke dalam konflik bersenjata skala besar dengan konsekuensi yang tidak terukur.
"Pemerintah tidak boleh mengabaikan peran pengawasan Kongres dalam urusan perang dan perdamaian," tegas salah satu sumber internal dari pihak Demokrat.
Baca Juga: Benjamin Netanyahu Mundur! Rahasia Kanker Prostat Terbongkar di Tengah Konflik Iran
Apa yang terjadi jika tetap nekat?
=====
Jika hingga 1 Mei Trump tetap melanjutkan serangan militer terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres, maka situasi ini akan memicu krisis politik baru.
Amerika Serikat dipastikan akan menghadapi gejolak domestik yang hebat seiring dengan tuntutan hukum yang akan dijatuhkan kepada Presiden. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






