6 Kesalahan Fatal Saat Mencuci Handuk yang Jarang Disadari

AKURAT JAKARTA - Menjaga kebersihan handuk sangat penting demi menjaga kesehatan.
Salah satu yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan handuk adalah dengan rajin mencucinya.
Namun ternyata, mencuci handuk tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Baca Juga: Jangan Asal Makan! 5 Sayuran Ini Perlu Dibatasi Penderita Kanker Payudara
Sebab jika salah dalam mencucinya, handuk bisa rusak lebih cepat rusak, tekstur jadi kaku, kusam, dan tidak lagi menyerap air dengan baik.
Dilansir dari Real Simple, Senin, (16/2/2026), berikut enam kesalahan yang perlu kamu hindari agar handuk tetap awet.
1. Terlalu Banyak Detergen
Baca Juga: Mau Jantung Lebih Sehat, Ini 5 Makanan yang Wajib Kamu Konsumsi
Menggunakan detergen berlebihan tidak membuat handuk lebih bersih.
“Terlalu banyak detergen akan membuat warna handuk kusam, terasa kaku, dan mengurangi daya serap,” kata Frances Kozen, dosen ilmu serat di Universitas Cornell, Amerika Serikat.
Gunakan takaran sesuai kapasitas mesin, bukan tingkat kekotoran.
Baca Juga: Rahasia Menyimpan Tempe Supaya Kualitasnya Tetap Terjaga
2. Rutin Memakai Pemutih
Pemutih berbahan klorin yang digunakan terus-menerus dapat melemahkan serat kain dan memperpendek usia handuk.
3. Menggunakan Pelembut Kain
Baca Juga: 6 Masjid Megah dan Instagramable di Jakarta untuk Wisata Religi Berkesan
Pelembut meninggalkan lapisan pada serat sehingga daya serap handuk berkurang.
4. Terlalu Sering atau Jarang Dicuci
Handuk mandi idealnya dicuci setiap tiga sampai empat kali pemakaian.
Baca Juga: Belajar Puasa Sejak Dini: Panduan Religi dan Kesehatan untuk Anak di Bulan Ramadhan
Terlalu sering merusak serat, terlalu jarang memicu bakteri.
5. Mesin Cuci Terlalu Penuh
Beban berlebihan membuat handuk tidak tercuci dan kering optimal, bahkan bisa menyisakan kotoran serta memicu jamur.
Baca Juga: Melatih Anak Puasa Lebih Sehat, Hindari 5 Menu Ini Saat Sahur
6. Dicuci Bersama Pakaian Kasar
"Mencuci handuk bersamaan dengan pakaian yang memiliki pengencang atau tekstur kasar dapat mengikis serat handuk dan memperpendek masa pakainya. Jadi, sebaiknya pisahkan sesuai kategorinya," kata Kozen.
Dengan menghindari enam kebiasaan ini, kamu bisa menjaga handuk tetap lembut dan tahan lama. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya








