Jakarta

Update Bencana Gempa NTT, 68 Meninggal Ribuan Bangunan Rusak

Yusuf Doank | 18 Agustus 2026, 19:07 WIB
Update Bencana Gempa NTT, 68 Meninggal Ribuan Bangunan Rusak
Ilustrasi

AKURAT JAKARTA, – BMKG merilis pembaruan data resmi terkait gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB.

Hingga Selasa (18/8/2026), tercatat sebanyak 2.119 gempa susulan telah terjadi di wilayah tersebut.

Dampak bencana ini merenggut sedikitnya 68 korban jiwa, dengan sebaran terbanyak berada di Kabupaten Manggarai (26 orang) dan Kabupaten Manggarai Timur (24 orang).

Baca Juga: Trauma Healing hingga Perpustakaan Keliling Dilakukan agar Anak Korban Gempa NTT Pulih

Selain itu, tercatat 213 warga mengalami luka-luka dan lebih dari 5.000 jiwa kini berada di lokasi pengungsian.

Gempa bumi tersebut juga menyebabkan kelumpuhan pada sebagian moda transportasi darat, salah satunya akses jalan di jalur Ende-Nagekeo.

Sementara itu, kerusakan fisik terdata mencapai 7.968 unit rumah warga serta 744 fasilitas publik yang mencakup gedung sekolah, fasilitas kesehatan, hingga perkantoran pemerintah.

Menanggapi eskalasi bencana tersebut, pemerintah daerah setempat resmi memberlakukan masa tanggap darurat aktif. Sejumlah langkah darurat pun telah didirikan, antara lain:

Fasilitas Kesehatan: Pendirian Rumah Sakit Lapangan di Kecamatan Reok untuk menangani korban luka.

Logistik Pengungsian: Penyaluran bantuan mendesak berupa tenda, 30 ton beras, obat-obatan, generator set (genset), hingga penyediaan tandon air bersih bagi para pengungsi di titik-titik penampungan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y