Jakarta

Hati-hati, Sering Konsumsi Matcha Dapat Sebabkan Gangguan Kesehatan Jantung, Ini Alasannya

Titania Isnaenin | 18 September 2025, 21:50 WIB
Hati-hati, Sering Konsumsi Matcha Dapat Sebabkan Gangguan Kesehatan Jantung, Ini Alasannya

 

AKURAT JAKARTA  – Minuman sehat ternyata tak selamanya sehat.

Ya, seorang perawat asal Washington DC, Lynn Shazeen (28) melansir dari laman berita US Mirror, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami palpitasi jantung dan didiagnosis menderita anemia.

Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh kebiasaannya mengonsumsi matcha secara rutin.

Baca Juga: Pemerintah Desak SPBU Swasta Kerja Sama dengan Pertamina Demi Kelola Stok BBM

Lynn Shazeen, yang sehari-hari bekerja di bidang kesehatan, mengaku rutin mengonsumsi teh hijau bubuk itu setidaknya seminggu sekali selama enam bulan terakhir.

Ia mengonsumsi matcha dengan tujuan mengatasi peradangan yang ia derita.

"Saya mengalami peradangan, jadi dokter menyarankan saya untuk menyesuaikan pola makan. Matcha, dan teh hijau pada umumnya, dikenal karena sifat anti-inflamasinya. Jadi, saya mulai meminumnya," ungkap Lynn.

Baca Juga: Anjlok, Harga Emas Antam Tinggalkan Rekor Tertinggi Hari Ini

Namun, alih-alih membaik, setelah tiga bulan rutin mengonsumsi matcha, Lynn mulai merasakan gejala aneh.

Kondisinya memburuk hingga ia harus dilarikan ke rumah sakit.

Hasil tes darah menunjukkan fakta mengejutkan: kadar zat besinya menurun drastis.

"Begitu saya melihat kadar zat besi saya turun dari 23 menjadi 13, saya langsung tahu bahwa matcha-lah penyebabnya," kata Lynn.

Namun rupanya matcha yang disebut minuman sehat, justru menurut berbagai penelitian National Institutes of Health, teh hijau—termasuk matcha—memang dapat mengganggu penyerapan zat besi dari makanan.

Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan kekurangan zat besi yang memicu anemia.

Seperti yang sedang dialami oleh Lynn. Ia menjalani perawatan di rumah sakit, dengan diberikan infus detoks dan suplemen zat besi untuk memulihkan kondisinya.(*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.