Jakarta

Terlalu Mudah Jatuh Cinta Bisa Jadi Tanda Emophilia, Waspadai Bahayanya

Zainal Abidin | 26 Oktober 2025, 10:00 WIB
Terlalu Mudah Jatuh Cinta Bisa Jadi Tanda Emophilia, Waspadai Bahayanya

AKURAT JAKARTA - Jatuh cinta memang terasa menyenangkan, apalagi ketika kamu merasakan getaran dan kebahagiaan luar biasa saat mengenal seseorang.

Namun, tahukah kamu bahwa ada sebagian orang yang bisa jatuh cinta terlalu cepat, bahkan tanpa mengenal lawan bicara dengan baik?

Dalam dunia psikologi, fenomena ini dikenal dengan istilah emophilia, yaitu kecenderungan seseorang untuk cepat merasa jatuh cinta dan terikat secara emosional dalam waktu singkat.

Baca Juga: Jangan Abaikan! 5 Kebutuhan Dasar Mingguan Ini Bikin Hidupmu Lebih Seimbang

Emophilia bukan sekadar rasa kagum sesaat, tapi bisa menjadi bentuk ketertarikan yang intens dan sulit dikendalikan.

Orang yang mengalaminya biasanya cepat terbawa perasaan, mudah berharap, dan sering kali mengabaikan tanda bahaya dalam hubungan.

Akibatnya, mereka bisa terjebak dalam hubungan yang tidak sehat atau bahkan toksik tanpa menyadarinya.

Baca Juga: Rahasia Dapur: Cara Memarut Kelapa Tanpa Parutan, Tetap Segar dan Halus

Mengutip dari Forbes, emophilia diartikan sebagai dorongan untuk jatuh cinta dengan cepat dan sering.

Orang dengan kondisi ini cenderung mengembangkan perasaan yang mendalam terhadap seseorang dalam waktu singkat, tanpa benar-benar mengenal pribadi tersebut.

Mereka bukan mencari hubungan yang stabil, tetapi lebih menginginkan sensasi dan kegembiraan yang muncul di awal masa jatuh cinta.

Baca Juga: Kepo Bikin Capek! Kenapa Kamu Harus Belajar Tak Tahu Segalanya

Menurut Verywell Mind, Dr. Patrice Le Goy menjelaskan bahwa salah satu tanda seseorang mengalami emophilia adalah kecenderungan cepat terikat secara emosional bahkan sebelum mengenal pasangan lebih jauh.

Mereka bisa mengabaikan tanda-tanda bahwa pasangan mungkin tidak cocok, atau bahkan toksik.

“Orang dengan emophilia sering kali berakhir dengan pasangan narsistik atau egois karena mereka terlalu terobsesi pada perasaan cinta dan versi ideal dari pasangan tersebut,” ujar Dr. Le Goy.

Baca Juga: 5 Tanda Hubunganmu Mulai Toxic tapi Kamu Tak Sadar

Mengenali emophilia penting agar kamu bisa menjaga diri dari hubungan yang tidak sehat.

Jatuh cinta memang indah, tetapi membangun cinta yang dewasa dan seimbang membutuhkan waktu, kesabaran, serta pemahaman diri.

Jadi, sebelum menyerahkan hati sepenuhnya, pastikan kamu benar-benar mengenal siapa yang akan menerimanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.