Jakarta

Akses Jalan ke RDF Rorotan Dinilai Terlalu Sempit, Legislator Golkar Judistira Minta Percepat Pembebasan Lahan

Laode Akbar | 17 Agustus 2026, 20:41 WIB
Akses Jalan ke RDF Rorotan Dinilai Terlalu Sempit, Legislator Golkar Judistira Minta Percepat Pembebasan Lahan
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan

AKURAT JAKARTA – Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, menyoroti kondisi infrastruktur pendukung fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara, khususnya akses jalan menuju lokasi pengolahan sampah tersebut.

Judistira mengatakan, pelebaran akses menuju RDF Rorotan perlu segera dilakukan. Menurutnya, kondisi jalan yang terbatas berpotensi menghambat mobilitas kendaraan pengangkut sampah.

Hal itu disampaikan Judistira dalam Rapat Komisi D DPRD DKI Jakarta terkait Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Legislator Golkar Judistira Dukung Pemprov Sanksi Vendor Sampah Nakal, Bakal Sidak 200 Vendor Pengelola

Ia mengatakan, kondisi tersebut terlihat saat dirinya bersama Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan ke RDF Rorotan.

"Kita melihat ya pada saat kunjungan itu ke sana, itu kan jalurnya sangat-sangat terbatas. Dua truk kecil aja gitu Pak Asnan, itu sudah berpotensi ada gesekan-gesekan," kata Judistira.

Judistira menilai kesiapan RDF Rorotan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknologi pengolahan sampah. Infrastruktur yang menunjang operasional, terutama akses kendaraan, juga harus dipastikan siap.

Ia menyebut saat ini sudah terdapat sejumlah lahan yang telah dibebaskan untuk mendukung akses menuju RDF Rorotan. Namun, masih terdapat beberapa titik lahan yang prosesnya belum terselesaikan.

"Kelihatannya memang sudah ada pembebasan lahan di situ, ada beberapa lahan di situ, tapi kelihatannya ada spot-spot yang belum terselesaikan," ujarnya.

Karena itu, Judistira meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.

Ketua Pansus Pengelolaan Sampah itu berharap pembahasan dan penganggarannya sudah mulai dilakukan melalui APBD Perubahan.

Menurutnya, percepatan infrastruktur menjadi penting agar RDF Rorotan yang ditargetkan memiliki kapasitas pengolahan hingga 2.400 ton sampah per hari dapat beroperasi secara optimal.

"RDF Rorotannya siap, menyelesaikan permasalahan sampah 2.400 ton, kemudian infrastruktur yang menunjang pun juga sudah siap di sana," tutur Judistira.

Sebelumnya, Judistira menyebut satu dari tiga line di RDF Rorotan saat ini sudah mampu mengolah sekitar 800 ton sampah.

Dengan demikian, kesiapan akses menuju fasilitas tersebut dinilai harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas pengolahan sampah.

Ia berharap Dinas Bina Marga tidak hanya menunggu persoalan tersebut selesai, tetapi mulai mengerjakan percepatan pembangunan akses sejak tahap penganggaran.

"Mudah-mudahan di dalam anggaran perubahan ini juga sudah mulai dikerjakan oleh Dinas Bina Marga," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y