Legislator Golkar Dimaz Raditya Minta Pasar Jaya Optimalkan Aset Mangkrak demi Tingkatkan Laba

AKURAT JAKARTA - Perumda Pasar Jaya dinilai masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan laba melalui optimalisasi aset yang dimiliki.
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, menilai langkah tersebut dapat menjadi salah satu strategi untuk mendongkrak kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi dividen kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Ia mengatakan, Pasar Jaya memiliki aset yang cukup besar. Namun, menurutnya, aset-aset tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan keuntungan.
Baca Juga: Soal Retribusi APBD 2027, Politikus Golkar Dimaz Raditya Dorong Evaluasi Kinerja SKPD
"Kalau Pasar Jaya kita lihat kan dari asetnya banyak. Sebenarnya di maksimalisasi aset itu Pasar Jaya sangat-sangat bisa. Tinggal pinter-pinternya dia untuk membuat kajian terkait aset-aset mana saja yang bisa dimonetisasi dengan baik sehingga bisa menghasilkan laba," ujar Dimaz kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Dimaz bahkan menyebut masih banyak aset Pasar Jaya yang belum dioptimalkan, baik yang telah dimanfaatkan maupun yang belum.
"Aset itu mau yang tidur, mau yang bangun, kan sekarang masih belum bisa dimaksimalkan," ujarnya.
Menurut Dimaz, optimalisasi aset menjadi salah satu langkah penting untuk memperbaiki kinerja BUMD yang belum mampu mencetak keuntungan.
Karena itu, Komisi C meminta setiap BUMD memaparkan program bisnis beserta skema pendanaannya agar DPRD dapat menilai tingkat kesehatan perusahaan.
"Nah kalau ini kan saya minta teman-teman BUMD itu untuk memaparkan program perusahaannya beserta juga sumber pendanaannya. Sehingga dalam hal itu kita bisa melihat kesehatan perusahaannya," ucapnya.
Ia menambahkan, apabila terdapat program yang belum memiliki sumber pendanaan, BUMD didorong mencari alternatif pembiayaan secara mandiri melalui skema creative financing sebagaimana diarahkan Gubernur DKI Jakarta.
"Kalaupun memang ada program-program yang belum ada sumber pendanaannya, tentunya BUMD ini juga harus mandiri. Seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur, sekarang lebih fokus kepada creative financing. Sehingga hal-hal ini menjadi dasar BUMD untuk bisa bikin program yang bisa memperkuat perusahaannya sendiri," katanya.
Sementara itu, terkait usulan penurunan target dividen sejumlah BUMD pada 2027, Dimaz menegaskan angka yang dipaparkan dalam rapat masih bersifat usulan dan belum final.
Menurut Ketua Komisi C itu, besaran dividen baru akan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
"Yang tadi dibilang penurunan itu memang iya, tapi itu merupakan usulan. Karena RUPS kan belum. Jadi angka-angka tadi bukan angka kaku yang tidak bisa berubah," tukasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






