Legislator Golkar Ramly HI Curhat ke DPR RI: Pemotongan DBH Rp15 Triliun Hambat Sekolah Gratis dan Modernisasi RS DKI

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ramly HI Muhamad, mengeluhkan kepada anggota DPR RI dan MPR RI terkait dampak pemotongan anggaran dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp14,997 triliun atau hampir Rp15 triliun terhadap sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Keluhan itu disampaikannya dalam forum yang dihadiri perwakilan DPR RI dan MPR RI di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Ia mengatakan, efisiensi anggaran membuat DPRD dan Pemprov DKI harus kembali menyusun skala prioritas, padahal Jakarta tengah berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.
"Jakarta ini ingin membangun pelayanan yaitu rumah sakit yang terbaik. Kita ingin menarik Rp160 triliun sampai Rp170 triliun yang keluar dari penduduk Indonesia ke negara tetangga. Jadi kita perbaiki rumah sakit-rumah sakit, perbaiki sekolah yang sudah disampaikan, sekolah gratis," ujar Ramly.
Namun, menurut dia, upaya tersebut terkendala setelah anggaran DKI dipangkas hampir Rp15 triliun.
"Bersamaan anggaran dipotong Rp14,997 triliun. Cukup besar sehingga merepotkan bagi teman-teman Dewan mulai menyusun apa sebenarnya yang harus dipotong," katanya.
Di sektor pendidikan, Ramly menuturkan masih terdapat sekitar 61 ribu siswa di Jakarta yang belum tertampung dalam program sekolah gratis. Kondisi itu terjadi karena daya tampung sekolah yang tersedia belum sebanding dengan kebutuhan.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI bersama DPRD telah memulai program sekolah swasta gratis pada 2025 dengan menggandeng 40 sekolah. Program tersebut kemudian diusulkan diperluas menjadi 258 sekolah pada 2026.
Namun, dari usulan tersebut hanya 103 sekolah yang disetujui sehingga perluasan program belum mampu memenuhi kebutuhan.
"Kita kejar terus, tapi anggaran sudah dipotong," ucapnya.
Ramly juga menyoroti kebutuhan peningkatan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, sekolah luar biasa masih perlu ditambah agar pelayanan pendidikan lebih optimal.
Selain pendidikan, Ramly mengatakan Pemprov DKI juga tengah berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pembenahan rumah sakit milik pemerintah daerah.
Ia mencontohkan peresmian layanan eksekutif Kanaya di RSUD Cengkareng sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang mampu bersaing dengan rumah sakit di Singapura, Malaysia, maupun Thailand.
Meski demikian, ia menilai pengembangan layanan tersebut masih terkendala keterbatasan anggaran, terutama untuk pengadaan peralatan medis.
"Teman-teman Dewan mengejar untuk mencicil alat-alat, tidak ada anggaran. Ini yang perlu kita sampaikan curhat kepada teman-teman dari DPR RI untuk dapat diperjuangkan," tukas Ramly. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya





