Jakarta

Flyover Latumenten Capai Progres 63 Persen, Pekerjaan Girder di Perlintasan Kereta Telah Rampung

Laode Akbar | 30 Juli 2026, 17:47 WIB
Flyover Latumenten Capai Progres 63 Persen, Pekerjaan Girder di Perlintasan Kereta Telah Rampung
Pembangunan Flyover Latumenten, Jakarta Barat

AKURAT JAKARTA – Progres pembangunan Flyover Latumenten di kawasan Grogol, Jakarta Barat, telah mencapai 63 persen pada pekan ke-40 pelaksanaan proyek.

Salah satu tahapan paling krusial, yakni pemasangan atau erection girder di area perlintasan kereta api, telah selesai dikerjakan.

Seiring rampungnya pekerjaan tersebut, pembangunan kini berlanjut pada sejumlah komponen lain, seperti borepile jembatan penyeberangan orang (JPO), spun pile dan pilehead, pier, pelat jembatan, barrier, pemasangan PCU girder, landasan elastomerik, pembangunan skywalk, hingga halte Transjakarta yang akan terintegrasi dengan Stasiun Grogol.

Baca Juga: Pembangunan SDN Cipete Utara 1 Mangkrak Setahun, Gubernur Pramono Ungkap Penyebabnya , Minta Segera Diselesaikan

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan capaian tersebut menunjukkan proyek berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

"Proses erection girder di area perlintasan kereta api merupakan salah satu tahapan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Seluruh pekerjaan dilaksanakan melalui perencanaan yang matang serta pengawasan yang ketat, dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan konstruksi," ujar Wenny dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Menurut Wenny, keberadaan Flyover Latumenten diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan menghilangkan perlintasan sebidang kereta api yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Selain itu, infrastruktur tersebut juga ditargetkan mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Jakarta Barat, memperkuat konektivitas antarmoda melalui integrasi Halte Transjakarta dengan Stasiun Grogol, serta mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api.

"Flyover Latumenten dibangun sebagai bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta meningkatkan konektivitas transportasi sekaligus mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi akibat perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut," kata Wenny.

Baca Juga: Peringatan dari BMKG, Kekeringan El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

Flyover Latumenten terdiri atas dua bentang. Jalur arah Slipi memiliki panjang sekitar 435 meter dengan lebar 11 meter, sedangkan jalur arah Grogol memiliki panjang sekitar 420 meter dengan lebar yang sama.

Masing-masing jalur akan dilengkapi dua lajur kendaraan umum dan satu lajur khusus busway.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan Flyover Latumenten rampung pada 15 Desember 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan Grogol dan sekitarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.