Anggota DPR dari Golkar Farah Savira Desak Kepastian Waktu Update Data Desil Bansos

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, meminta Dinas Sosial DKI Jakarta memberikan kepastian mengenai proses pembaruan data sosial ekonomi masyarakat yang berpengaruh terhadap status desil penerima bantuan sosial.
Permintaan tersebut disampaikan Farah dalam rapat pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 Komisi E DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, banyak warga mempertanyakan kapan perubahan data yang mereka laporkan dapat memengaruhi status desil sehingga berpeluang menerima bantuan sosial.
Baca Juga: Legislator Golkar Dimaz Raditya Pastikan Program dan Target Dividen BUMD Tetap Sesuai APBD 2026
Farah mengatakan informasi yang jelas sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di tengah proses pendataan sosial ekonomi yang tengah dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).
"Ketika sekarang kan lagi data ini ya, sensus ekonomi dari BPS. Kalau misalkan mereka meng-update data tentang data diri warga ketika disensus, itu bisa mengubah desil juga nggak? Nah itu berapa lama prosesnya," kata Farah.
Anggota Komisi E DPRD DKI itu berharap Dinas Sosial dapat menjelaskan alur dan jangka waktu perubahan data tersebut agar masyarakat memperoleh kepastian.
"Kalau memang bisa, kami sangat akan mendorong supaya warga segera meng-update data mereka, baik ke BPS ataupun juga ke Dukcapil, jadi biar bisa dapat bantuan di berikutnya," ujarnya.
Farah menambahkan, kepastian waktu tersebut penting agar DPRD dapat menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
"Jadi kita bisa kasih kepastian kalau mereka update hari ini, enam bulankah, satu tahunkah. Walaupun saya tahu juga DTSN-nya masih tutup ya per hari ini untuk terima baru," ucapnya.
Menurut Farah, kejelasan mekanisme pembaruan data akan membantu masyarakat memahami langkah yang harus dilakukan apabila kondisi sosial ekonominya berubah.
Ia berharap proses sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan lebih transparan sehingga penyaluran bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






