Jakarta

Legislator Golkar Dimaz Raditya Pastikan Program dan Target Dividen BUMD Tetap Sesuai APBD 2026

Laode Akbar | 22 Juli 2026, 21:50 WIB
Legislator Golkar Dimaz Raditya Pastikan Program dan Target Dividen BUMD Tetap Sesuai APBD 2026
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, memastikan pelaksanaan program dan target dividen badan usaha milik daerah (BUMD) tetap berjalan sesuai dengan yang telah disepakati dalam APBD 2026.

Pengawasan dilakukan mengingat sejumlah program baru mulai dijalankan setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) masing-masing BUMD.

Dimaz mengatakan, pembahasan program BUMD pada APBD murni 2026 dilakukan sebelum RUPS digelar. Karena itu, DPRD perlu memastikan program yang telah ditetapkan benar-benar terlaksana setelah RUPS selesai.

Baca Juga: Legislator Golkar Dimaz Raditya Nilai Penghematan Subsidi Transportasi Bisa Perkuat Program Sekolah Swasta Gratis

"Prinsipnya adalah untuk memastikan bahwa program-program yang sudah disepakati pada saat APBD murni yang dibahas Oktober-November 2025 itu berjalan dengan baik," kata Dimaz di Gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, mekanisme pengelolaan BUMD berbeda dengan organisasi perangkat daerah (OPD) karena setiap kebijakan strategis harus melalui RUPS.

"Kalau BUMD ini kan ada yang namanya RUPS. Nah, pada saat penetapan kita kemarin di bulan Oktober-November itu, pembahasan program BUMD 2026 itu kan belum melalui RUPS. Mereka kan bisa jalan benernya itu setelah RUPS," ujarnya.

Dimaz menjelaskan, sebagian besar RUPS BUMD baru dilaksanakan setelah memasuki tahun anggaran 2026, sehingga implementasi program berlangsung pada periode Januari hingga Juni.

"Nah, RUPS mereka kan setelah Januari lah, pasca Januari sampai Juni 2026. Nah, kita di situ teman-teman membantu memastikan program berjalan dengan baik, beserta target dividennya itu tercapai dan sama seperti penetapan di murni 2026," katanya.

Meski demikian, Ketua Komisi C DPRD DKI itu mengungkapkan terdapat sejumlah perubahan dalam pelaksanaan program BUMD.

Namun, perubahan tersebut belum dibahas secara rinci dan akan menjadi bagian dari pembahasan APBD Perubahan 2026.

"Tapi tadi memang ada beberapa perubahan, tapi nanti akan dibahas pada saat pembahasan APBD Perubahan 2026," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y