Legislator Golkar Dadiyono Dorong BPBD DKI Perkuat Dukungan bagi Relawan Kebencanaan Melalui Perlengkapan Memadai

AKURAT JAKARTA - Bendahara Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dadiyono, mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperkuat dukungan terhadap relawan kebencanaan di tingkat wilayah melalui penyediaan perlengkapan keselamatan yang memadai.
Menurut Dadiyono, relawan selama ini menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat saat situasi darurat, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi seperti banjir.
Karena itu, keberadaan relawan perlu diimbangi dengan dukungan fasilitas yang memadai agar mereka dapat bekerja secara aman.
"Relawan kebencanaan ini harus difasilitasi. Jangan sampai relawan justru ikut menjadi korban," ujar Dadiyono dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Ia menilai, relawan membutuhkan perlengkapan dasar seperti jaket pelampung, sepatu bot, serta alat pelindung lainnya yang dapat digunakan saat proses evakuasi.
Dukungan terhadap relawan, kata dia, tidak cukup hanya melalui pembentukan kelompok tangguh bencana, tetapi juga perlu diwujudkan dalam bentuk sarana pendukung di lapangan.
Anggota Komisi A DPRD DKI itu juga meminta BPBD DKI Jakarta memberi perhatian terhadap kebutuhan relawan yang berasal dari unsur masyarakat, Karang Taruna, maupun komunitas warga.
Sebab, relawan kerap bergerak lebih cepat dalam merespons kondisi darurat sebelum bantuan resmi tiba di lokasi.
"Diharapkan kebutuhan relawan kebencanaan dapat masuk dalam perencanaan program. Dengan begitu, relawan dapat bekerja lebih aman saat terjadi bencana," tukasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah dalam penanganan bencana.
Menurutnya, BPBD, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satpol PP, hingga unsur kewilayahan harus bergerak dalam sistem yang terintegrasi.
“Harus ada posko terpadu. BPBD punya relawan, Gulkarmat punya relawan, Satpol PP juga ada di wilayah. Ini harus disinkronkan,” kata Inggard.
Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, sebanyak 3.000 jaket pelampung telah didistribusikan melalui kelurahan rawan banjir.
Sementara kebutuhan sepatu bot bagi relawan belum masuk dalam anggaran tahun 2025 dan menjadi catatan untuk perencanaan program berikutnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






