Jakarta

Bantu Pelaku Seni, Legislator Golkar Farah Savira Dorong Program Inkubasi Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Laode Akbar | 1 Juni 2026, 23:59 WIB
Bantu Pelaku Seni, Legislator Golkar Farah Savira Dorong Program Inkubasi Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Farah Savira mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat program inkubasi ekonomi kreatif berbasis budaya guna membantu pelaku seni lebih mandiri secara ekonomi.

Usulan tersebut disampaikan Farah dalam Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, budaya tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian tradisi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan bagi pelaku seni maupun daerah.

Baca Juga: Legislator Golkar Alia Laksono Soroti Kesiapan Infrastruktur Digital Kesehatan di Tengah Transformasi Layanan

"Jadi sekarang itu banyak sekali sebetulnya kreativitas itu bisa dan budaya itu bisa menjadi sumber pendapatan gitu ya, mau pendapatan buat pelaku seninya maupun pendapatan daerah," ujar Farah.

Ia menilai masih banyak potensi ekonomi dari sektor budaya yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Karena itu, diperlukan program-program pengembangan yang dapat membantu para seniman meningkatkan kapasitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Farah mengusulkan agar ke depan lebih banyak program pelatihan yang memiliki nilai ekonomi atau dapat dimonetisasi.

Program tersebut, kata Anggota Komisi E DPRD DKI itu, juga dapat dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta.

"Nah ini harapannya ke depan kita bisa banyak program-program macem-macem gitu ada yang bisa dimonetisasi Bu pelatihan-pelatihannya. Nanti juga kita bisa kerjasama dengan perusahaan-perusahaan atau mungkin pihak luar," ujarnya.

Menurut Farah, pelaku seni seharusnya tidak hanya difasilitasi untuk tampil dalam berbagai kegiatan budaya, tetapi juga didorong agar memiliki kemampuan membangun kemandirian ekonomi.

"Sehingga mereka seniman ini juga nggak cuma ditampilin tapi juga mereka bisa mandiri secara ekonomi," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y