Bantu Pelaku Seni, Legislator Golkar Farah Savira Dorong Program Inkubasi Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Farah Savira mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat program inkubasi ekonomi kreatif berbasis budaya guna membantu pelaku seni lebih mandiri secara ekonomi.
Usulan tersebut disampaikan Farah dalam Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, budaya tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian tradisi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan bagi pelaku seni maupun daerah.
"Jadi sekarang itu banyak sekali sebetulnya kreativitas itu bisa dan budaya itu bisa menjadi sumber pendapatan gitu ya, mau pendapatan buat pelaku seninya maupun pendapatan daerah," ujar Farah.
Ia menilai masih banyak potensi ekonomi dari sektor budaya yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Karena itu, diperlukan program-program pengembangan yang dapat membantu para seniman meningkatkan kapasitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Farah mengusulkan agar ke depan lebih banyak program pelatihan yang memiliki nilai ekonomi atau dapat dimonetisasi.
Program tersebut, kata Anggota Komisi E DPRD DKI itu, juga dapat dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta.
"Nah ini harapannya ke depan kita bisa banyak program-program macem-macem gitu ada yang bisa dimonetisasi Bu pelatihan-pelatihannya. Nanti juga kita bisa kerjasama dengan perusahaan-perusahaan atau mungkin pihak luar," ujarnya.
Menurut Farah, pelaku seni seharusnya tidak hanya difasilitasi untuk tampil dalam berbagai kegiatan budaya, tetapi juga didorong agar memiliki kemampuan membangun kemandirian ekonomi.
"Sehingga mereka seniman ini juga nggak cuma ditampilin tapi juga mereka bisa mandiri secara ekonomi," ucapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






