Jakarta

Legislator Golkar Farah Savira Soroti Lambannya Perbaikan Panti Sosial, Minta Fasilitas Anak Segera Dibenahi

Laode Akbar | 28 Mei 2026, 23:37 WIB
Legislator Golkar Farah Savira Soroti Lambannya Perbaikan Panti Sosial, Minta Fasilitas Anak Segera Dibenahi
Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, menyoroti kondisi sejumlah fasilitas di panti sosial yang dinilai belum mendapatkan perbaikan optimal.

Ia meminta Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta mempercepat rehabilitasi sarana dan prasarana demi kenyamanan warga binaan, khususnya anak-anak.

Hal itu disampaikan Farah dalam Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinsos DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Legislator Golkar Judistira: Teknologi Canggih Tak Akan Efektif Tanpa Pemilahan Sampah dari Rumah

Farah mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah Dinsos yang telah melakukan sejumlah perbaikan fasilitas di panti sosial. Namun, ia menilai masih ada beberapa fasilitas penting yang belum tersentuh perbaikan.

Ia mencontohkan kondisi di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama (PSAA PU) 1 yang telah beberapa kali ia kunjungi. Menurutnya, fasilitas musala dan taman bermain di lokasi tersebut masih membutuhkan perhatian serius.

"Ketika saya datang ke PSAA PU 1 itu sudah dua kali saya datang ke sana. Nah rupanya musalanya belum diberesin Pak. Dan kemarin infonya baru ada perbaikan di dapur tapi musalanya itu kan salah satu fasilitas yang dibutuhkan oleh anak-anak ya," ujar Farah.

Selain musala, Farah juga menyoroti kondisi taman bermain yang disebut sudah tidak bisa digunakan sama sekali oleh anak-anak penghuni panti.

"Begitu juga dengan taman bermainnya itu juga sudah tidak bisa sama sekali dipakai," tuturnya.

Farah meminta Dinsos membuka peluang percepatan perbaikan fasilitas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta maupun badan usaha milik daerah (BUMD).

"Nah harapannya kita bukalah kesempatan untuk perbaikan-perbaikan ini dipercepat dan juga mungkin kita bisa merangkul beberapa teman-teman perusahaan ya baik yang di lingkungan kita di BUMD maupun di luar agar bisa percepatan perbaikannya," ucapnya.

Anggota Komisi E itu juga mengingatkan bahwa jumlah warga binaan di panti sosial berpotensi terus bertambah seiring perkembangan penduduk di Jakarta.

Karena itu, kesiapan fasilitas dinilai menjadi kebutuhan penting yang harus diantisipasi sejak sekarang.

"Tadi juga sudah tertera di sini warga binaannya juga sudah luar biasa banyak," katanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y