Jakarta

Pemprov DKI Kerahkan 744 Petugas Kesehatan dan Juleha Awasi Hewan Kurban Idul Adha 2026, Salurkan 210 Ekor Sapi

Laode Akbar | 26 Mei 2026, 16:36 WIB
Pemprov DKI Kerahkan 744 Petugas Kesehatan dan Juleha Awasi Hewan Kurban Idul Adha 2026, Salurkan 210 Ekor Sapi
Wagub Rano Karno didampingi Dirut Dharma Jaya menginfeksi hewan kurban.

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerjunkan 744 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban dan juru sembelih halal (Juleha) untuk mengawasi pelaksanaan kurban Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

Para petugas tersebut dilepas Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Rumah Potong Hewan (RPH) Perumda Dharma Jaya, Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026).

Pengawasan dilakukan mulai dari distribusi, penjualan, penampungan, pemeriksaan kesehatan, hingga proses pemotongan hewan kurban.

Baca Juga: Penipuan Jual Beli Tanah di Tambun Selatan Diduga Libatkan Aparat Desa, Korban Malah Diintimidasi

Rano mengatakan, pengawasan diperketat mengingat tingginya aktivitas kurban menjelang Hari Raya Iduladha. Berdasarkan data yang diterimanya, sekitar 68 ribu hewan kurban diperkirakan akan disembelih dalam kurun waktu tiga hari.

"Menjelang Iduladha, aktivitas distribusi, penjualan, penampungan, hingga pemotongan hewan kurban di Jakarta meningkat. Tadi saya mendapat informasi ada sekitar 68 ribu hewan kurban yang akan disembelih dalam waktu tiga hari. Ini luar biasa, sehingga pengawasannya harus jauh lebih ketat," ujarnya.

Menurut Rano, pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sebelum penyembelihan (antemortem) hingga setelah pemotongan (postmortem).

Langkah tersebut bertujuan memastikan daging kurban yang diterima masyarakat memenuhi prinsip ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

"Pemeriksaan dilakukan sejak sebelum hingga setelah pemotongan hewan kurban untuk memastikan daging yang diterima masyarakat memenuhi prinsip ASUH," katanya.

Baca Juga: Transjakarta Sesuaikan Jam Operasional saat Idul Adha 2026, Layanan Mulai Beroperasi Pukul 09.00 WIB

Ia menegaskan, Pemprov DKI terus memperkuat sistem pengawasan kesehatan hewan kurban sekaligus meningkatkan kapasitas juru sembelih halal agar proses penyembelihan berjalan sesuai standar kesehatan dan syariat Islam.

Menurutnya, aspek kesehatan hewan, kelayakan daging, tata cara penyembelihan, hingga kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kurban.

Selain pengawasan, Pemprov DKI Jakarta juga meningkatkan jumlah bantuan hewan kurban yang disalurkan pada tahun ini. Rano menyebut jumlah sapi kurban yang didistribusikan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kalau tahun lalu Pemprov DKI menyalurkan 160 ekor sapi, tahun ini menjadi 210 ekor sapi dan 10 kambing. Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI," ungkapnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.