Jakarta

Sudah Disiapkan Dharma Jaya Sejak Jauh Hari, Gubernur Pramono Pastikan Harga Hewan Qurban Tetap Stabil Jelang Idul Adha 2026

Laode Akbar | 12 Mei 2026, 16:12 WIB
Sudah Disiapkan Dharma Jaya Sejak Jauh Hari, Gubernur Pramono Pastikan Harga Hewan Qurban Tetap Stabil Jelang Idul Adha 2026
Ilustrasi - Pemeriksaan hewan qurban.

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan harga hewan qurban di Jakarta masih stabil menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta optimistis harga sapi dan kambing qurban tidak akan mengalami kenaikan signifikan, karena sudah disiapkan Perumda Dharma Jaya sejak jauh-jauh hari.

"Sampai hari ini kami belum mendapatkan isu mengenai kenaikan. Jadi harganya masih sesuai dengan yang ada," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Westlife Siap Guncang GBK Jakarta Januari Mendatang, Harga Tiket Konser Stadion Resmi Dirilis

Menurut Gubernur Pramono, stabilnya harga hewan qurban didukung oleh kesiapan pasokan yang telah dilakukan Perumda Dharma Jaya sejak jauh hari.

"Jadi harganya masih sesuai dengan yang ada karena Dharma Jaya sendiri sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari," ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Kabinet RI itu berharap, jika terjadi kenaikan harga, maka harganya tidak melebihi inflasi.

"Sehingga dengan demikian mudah-mudahan kurban di Jakarta kalau toh naiknya tidak lebih dari inflasi. Itulah yang kami lakukan," tukasnya.

Baca Juga: Gercep John Herdman Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia Ikuti TC di Jakarta Akhir Bulan Ini, Didominasi Talenta Lokal, Ini Daftar Nama-namanya

Pramono mengatakan, hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta belum menerima laporan mengenai lonjakan harga sapi maupun kambing qurban di pasaran.

Dengan stok yang telah disiapkan, ia berharap kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha dapat terpenuhi dengan harga yang tetap terjangkau.

Sebagai informasi, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta berkoordinasi dengan sejumlah daerah pemasok hewan qurban untuk memastikan hewan-hewan yang masuk ke ibu kota dalam kondisi sehat dan bebas penyakit.

"Hewan qurban yang nanti akan dikirim ke Jakarta dipastikan dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit yang berpotensi mematikan, baik hewan maupun yang berpotensi menularkan kepada manusia," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati, dalam acara daring di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Ia menyebutkan sejumlah daerah yang menjadi pemasok hewan qurban di Jakarta, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, dan Lampung.

Baca Juga: Tak Hanya Seremonial Saja, Pramono Pastikan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Akan Dievaluasi Tiap Dua Pekan

"Total tempat penampungan hewan qurban 1.327 jumlahnya. Jumlah hewannya mencapai 80.959 ekor. Asalnya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Bali, NTB, dan Lampung," ujar Mujiati. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.