Tekan Aksi Kriminalitas di Jakarta, Gubernur Pramono Gandeng Polda Metro Jaya Integrasikan CCTV

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa keamanan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di tengah maraknya aksi kriminalitas seperti penjambretan di ibu kota.
Untuk itu, Pemprov DKI akan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dalam mengintegrasikan jaringan kamera pengawas (CCTV) di seluruh Jakarta.
Menurut Pramono, sistem pengawasan ini akan menghubungkan CCTV milik Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, instansi lain, hingga gedung-gedung bertingkat lebih dari empat lantai agar dapat dipantau secara terkoordinasi.
Baca Juga: Dinkes DKI Temukan Tiga Kasus Positif Hantavirus di Jakarta, Enam Suspek Masih Dipantau
"Pada hari ini kami akan melakukan kerja sama dengan Kapolda Metro Jaya agar CCTV di seluruh Jakarta, baik yang dimiliki Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, instansi lain, maupun gedung-gedung yang tingginya lebih dari empat lantai, bisa kita koordinasikan dengan baik," ujar Pramono di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (18/5/2026).
Ia mengatakan, integrasi CCTV tersebut diharapkan menjadi alat pemantauan dini untuk mencegah tindak kriminal sebelum terjadi.
"Kalau itu bisa dilakukan, ini bisa menjadi monitoring awal bagi orang yang berniat melakukan tindakan yang tidak baik di Jakarta," katanya.
Pramono juga mengakui bahwa sebagai kota metropolitan, Jakarta tidak mungkin sepenuhnya bebas dari tindak kejahatan.
Baca Juga: Pemerintah Putuskan Hari Raya Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Namun, ia memastikan Pemprov DKI siap melakukan langkah antisipatif, termasuk menyiapkan bantalan sosial bagi masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi.
"Berbagai hal dalam kondisi seperti ini, Pemerintah DKI Jakarta juga sudah menyiapkan bantalan-bantalan sosial yang memang diperlukan atau dibutuhkan nantinya," ucapnya.
Selain itu, lanjut politikus PDIP itu, Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, agar penanganan terhadap gangguan keamanan di lapangan dapat dilakukan dengan cepat.
"Sebagai kota besar, enggak mungkin Jakarta semuanya baik-baik saja. Tetapi sekali lagi, kami siap untuk itu," tutur Pramono. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 7Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 8Prediksi Skor Excelsior vs PSV Eindhoven di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Patahkan Dominasi Sang Juara Bertahan?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






