Jakarta

Legislator Golkar Sardy Wahab Soroti Keluhan Warga, Sampah Bisa Menumpuk Dua Pekan Jika Iuran Tak Dibayar

Laode Akbar | 17 Mei 2026, 16:05 WIB
Legislator Golkar Sardy Wahab Soroti Keluhan Warga, Sampah Bisa Menumpuk Dua Pekan Jika Iuran Tak Dibayar
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, menyoroti keluhan warga terkait layanan pengangkutan sampah di tingkat lingkungan yang dinilai belum berjalan optimal.

Ia mengungkapkan bahwa sampah di sejumlah wilayah dapat menumpuk hingga dua pekan apabila iuran pengangkutan sampah tidak dibayarkan.

Dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah, Sardy mengatakan dirinya menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai persoalan tersebut.

Baca Juga: Ketua Golkar DKI Zaki Iskandar Puji Peran Ketum Bahlil Lahadalia Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Menurutnya, kondisi itu menunjukkan bahwa sistem layanan pengangkutan sampah masih belum tertata dengan baik.

"Banyak keluhan di lapangan. Satu RW misalnya, ambil sampah bayar Rp400 ribu. Kalau tidak dibayar, bisa dua minggu baru diambil sampah," ujar Sardy, beberapa waktu lalu.

Ia menilai, kondisi tersebut sangat memberatkan masyarakat dan berpotensi memicu penumpukan sampah di kawasan permukiman.

Jika sampah tidak segera diangkut, persoalan kebersihan dan kesehatan lingkungan pun akan semakin serius.

Sardy menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan layanan dasar yang seharusnya dapat berjalan secara konsisten tanpa bergantung pada pembayaran tambahan dari warga.

Menurutnya, keluhan warga ini harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, terutama dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berpihak kepada masyarakat.

Selain soal biaya, Anggota Komisi D itu juga menyoroti pentingnya dukungan sarana dan prasarana serta petugas lapangan agar pengelolaan sampah dari hulu dapat berjalan optimal.

"Jangan sampai masyarakat diminta mengelola sampah sendiri, tapi fasilitasnya tidak disiapkan," katanya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y