Jakarta

Tak Bebankan Dasawisma, Legislator Golkar Sardy Usul Penambahan PJLP untuk Kelola Sampah di Tiap RW

Laode Akbar | 7 Mei 2026, 14:06 WIB
Tak Bebankan Dasawisma, Legislator Golkar Sardy Usul Penambahan PJLP untuk Kelola Sampah di Tiap RW
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, mengusulkan penambahan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PJLP) di setiap Rukun Warga (RW) guna memperkuat pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

Usulan ini muncul karena skema pelibatan Dasawisma dinilai tidak efektif untuk menangani persoalan sampah yang kian kompleks.

Sardy menyampaikan bahwa selama ini peran Dasawisma lebih bersifat sosial dan tidak dirancang untuk menangani pengelolaan sampah secara teknis dan berkelanjutan.

Baca Juga: Honor Guru PAUD Disorot Legislator Golkar Farah Savira: Ada yang Terima Hanya Rp 300 Ribu per Tahun

"Kalau kita serahkan ke Dasawisma, emang mereka mau ngurusin sampah? Ini harus realistis. Pengelolaan sampah itu butuh tenaga khusus," ujar Sardy dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keberadaan PJLP yang fokus menangani sampah di setiap RW akan lebih efektif, karena memiliki tanggung jawab dan struktur kerja yang jelas. Dengan demikian, pengelolaan sampah dari hulu bisa berjalan lebih optimal.

Ia menilai, selama ini pemerintah terlalu bergantung pada partisipasi masyarakat tanpa diimbangi dukungan sumber daya manusia yang memadai. Padahal, beban pengelolaan sampah di Jakarta terus meningkat setiap harinya.

"Kalau mau sampah ini tuntas, harus ada petugas khusus di setiap RW. Jangan hanya mengandalkan warga tanpa dukungan nyata," katanya.

Selain itu, Anggota Komisi D itu juga menekankan pentingnya kejelasan peran antara pemerintah kelurahan, petugas lapangan, dan masyarakat.

Menurutnya, koordinasi yang lemah akan membuat upaya pengurangan sampah dari sumber tidak berjalan efektif. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y