Jakarta

Kasatpol PP DKI Keluhkan Banyak Pasukannya Kelelahan Karena Kerja Hingga 36 Jam: Setahun 35 Anggota Meninggal Dunia

Laode Akbar | 24 April 2026, 14:54 WIB
Kasatpol PP DKI Keluhkan Banyak Pasukannya Kelelahan Karena Kerja Hingga 36 Jam: Setahun 35 Anggota Meninggal Dunia
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan

AKURAT JAKARTA - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu hampir satu tahun, sebanyak 35 anggota Satpol PP meninggal dunia.

Satriadi menyebut, tingginya angka tersebut tidak lepas dari kondisi kerja yang cukup ekstrem di lapangan, termasuk jam kerja yang bisa mencapai 36 jam.

"Anggota Satpol PP itu ada yang sampai kerja sampai 36 jam. Karena beban kerjanya dengan jumlah personel tidak sebanding," ujar Satriadi dalam Rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga: Prediksi Skor Arsenal vs Newcastle di Premier League, 25 April 2026: Misi Bangkit The Gunners di Emirates

Ia menjelaskan, keterbatasan jumlah personel di tingkat kelurahan menjadi salah satu penyebab utama.

Dalam satu kelurahan, jumlah anggota Satpol PP hanya berkisar 7 hingga 10 orang, sementara tuntutan tugas mencakup penjagaan dan penertiban selama 24 jam.

Kondisi tersebut, lanjut Satriadi, diperparah dengan minimnya fasilitas pendukung, terutama ruang istirahat yang layak bagi petugas.

Banyak anggota yang terpaksa beristirahat di tempat seadanya setelah menjalankan tugas panjang.

"Tidak ada tempat istirahat yang mumpuni di kantor kelurahan. Mereka jaga 24 jam, tapi tidak ada tempat untuk istirahat," katanya.

Menurutnya, kondisi itu berdampak langsung pada kesehatan anggota. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan banyak personel mengalami tekanan darah tinggi akibat kelelahan.

"Kami lakukan medical check-up, ternyata tensi darah tinggi itu luar biasa. Ini karena beban kerja dan kurangnya fasilitas," ungkapnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs Southampton di FA Cup, 25 April 2026: Misi The Cityzens Ukir Final Keempat Beruntun

Satriadi pun meminta perhatian dari DPRD DKI Jakarta, khususnya Komisi A, untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana yang lebih memadai bagi anggota Satpol PP, termasuk fasilitas istirahat di kantor kelurahan.

Ia berharap adanya dukungan kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan menjaga kondisi fisik para petugas, sehingga mereka dapat menjalankan tugas penegakan ketertiban umum secara optimal. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.