Legislator Golkar Farah Apresiasi Penambahan Jumlah Sekolah Swasta Gratis, Namun Soroti Pembayaran Gaji Guru

AKURAT JAKARTA - Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, mengapresiasi penambahan jumlah sekolah swasta gratis dari 40 menjadi 103 pada tahun ajaran 2026/2027.
Namun, ia juga menyoroti dugaan keterlambatan pembayaran gaji guru dalam program sekolah swasta gratis.
"Yang pertama, kami mengapresiasi itu sebetulnya sudah menambah ya sampai 103 sekolah, tapi mohon dipantau Bu penyelesaian pembayaran administrasinya terhadap sekolah-sekolah yang sudah dapat di 40 sekolah kemarin," ujar Farah dalam rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Disdik, Rabu (22/4/2026).
Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta segera menelusuri persoalan tersebut agar tidak mengganggu keberlangsungan program.
Farah mengungkapkan, pihaknya menerima informasi adanya guru di salah satu sekolah yang belum menerima gaji selama tiga bulan.
Kondisi ini dinilai memprihatinkan, mengingat program sekolah swasta gratis merupakan salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan.
"Kami kenal salah satu guru di SMK Jagakarsa itu belum dibayar gajinya 3 bulan. Nah ini sudah banyak yang protes, mohon nanti juga bisa dicek kembali," tuturnya.
Anggota Komisi E itu menegaskan, Disdik perlu memastikan alur penyaluran dana berjalan dengan baik, mulai dari pemerintah hingga ke pihak sekolah.
Jangan sampai dana sudah dicairkan, tetapi tidak sampai kepada tenaga pendidik yang berhak menerimanya.
"Jangan sampai kalau sudah dari Dinas Pendidikan sudah memberikan tapi belum sampai atau ditahan oleh pihak sekolah. Nah ini antisipasi Bu jangan sampai nanti tahun ajaran baru juga ada kendala yang sama," tegasnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menambah kuota sekolah swasta gratis untuk tahun ajaran 2026/2027.
Sebanyak 103 sekolah swasta kini dibebaskan dari biaya pendidikan, melonjak signifikan dibanding tahun ajaran sebelumnya yang hanya berjumlah 40 sekolah.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi warga Jakarta, terutama di wilayah-wilayah yang belum memiliki ketersediaan sekolah negeri yang mencukupi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





