Cegah Lonjakan Tumpukan Sampah, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Desak Pasar hingga Mal Kelola Limbah Mandiri

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mendorong pengelola pasar, pusat perbelanjaan, hingga restoran untuk mandiri dalam mengelola sampah.
Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi beban Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta mencegah penumpukan sampah di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) belakangan ini.
Judistira mengatakan, kewajiban tersebut sebenarnya sudah diatur dalam Peraturan Gubernur. Namun, implementasinya di lapangan dinilai belum optimal, terutama di pasar-pasar besar.
"Termasuk juga sebenarnya pusat perbelanjaan, ada peraturan gubernur yang mendorong mereka itu harus mandiri mengelola sampah," ujar Judistira kepada Akurat Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, selama ini masih banyak pengelola yang bergantung pada DLH untuk pengangkutan sampah. Padahal, kapasitas DLH terbatas dan tidak bisa terus-menerus menjadi tumpuan utama.
"Kalau itu belum bisa melaksanakan, memang dimintakan Dinas Lingkungan Hidup untuk masuk ke sana dengan mereka membayar retribusi. Tapi kan ini nggak bisa seperti ini terus," katanya.
Anggota Komisi D itu mencontohkan kondisi di Pasar Induk Kramat Jati, di mana sempat terjadi penumpukan sampah akibat keterlambatan pengangkutan.
Baca Juga: Dicopot dari Ketua DPRD DKI, Khoirudin Bakal Ditarik ke DPP PKS Tangani Level Nasional
Situasi tersebut terjadi ketika distribusi sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang terganggu, sehingga sampah menumpuk di lokasi.
"Itu yang belum dikerjakan oleh pasar yang ada di Kramat Jati. Makanya kemarin ketika ada hujan deras kemudian ada longsor di Bantargebang, mereka tidak bisa diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup, tertunda, maka bertumpulah sampah di sana," jelasnya.
Ke depan, melalui Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah, DPRD akan mendorong agar seluruh pasar besar, pusat perbelanjaan, hingga pelaku usaha seperti restoran dan kafe mulai mengelola sampahnya dari sumber.
"Salah satunya nanti rekomendasinya adalah semua pasar, khususnya pasar-pasar yang besar, kemudian pusat perbelanjaan, termasuk restoran, kafe dan sebagainya, itu harus ke depan mulai mandiri mengurangi sampah dari sumbernya," tegas Judistira.
Sebagai informasi, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan tumpukan sampah di sejumlah tempat penampungan sementara (TPS) yang sempat dikeluhkan warga kini telah dibersihkan.
Kondisi tersebut sebelumnya terjadi akibat gangguan operasional imbas longsor di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Pramono mengatakan, penumpukan sampah dipicu oleh longsor di zona 4A TPST Bantargebang yang menyebabkan fasilitas tersebut tidak beroperasi selama sekitar 10 hari.
"Jadi ada beberapa hal yang memang akibat dari Bantargebang zona 4A yang mengalami longsor, kemudian 10 hari tidak beroperasi. Itulah yang menyebabkan ada tumpukan," ujar Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/4/2026) lalu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






