Legislator Golkar Judistira: Tragedi Bantargebang Alarm Keras, Pengelolaan Sampah Harus Dibangun Realistis

AKURAT JAKARTA - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, menegaskan tragedi longsor sampah di TPST Bantargebang yang menelan korban jiwa menjadi peringatan keras bagi seluruh pemangku kebijakan untuk membenahi sistem pengelolaan sampah di Ibu Kota.
Menurut Judistira, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah di Jakarta tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan biasa, melainkan membutuhkan langkah konkret dan terukur.
"Karena memang terkait dengan sampah di Jakarta ini sudah menjadi prioritas bagi semua. Kita tahu kemarin di Bantargebang ada korban jiwa, pada saat longsor sampah yang ada di Bantargebang," ujar Judistira kepada Akurat Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Ia menyampaikan, DPRD DKI telah merespons kondisi tersebut dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah. Bahkan, dirinya dipercaya menjadi ketua pansus tersebut.
"Tadi saya sudah lapor Pak Gubernur bahwa Pansus sudah terbentuk dan saya diamanahi oleh teman-teman untuk menjadi Ketua Panitia Khusus Pengelolaan Sampah di Jakarta," katanya.
Judistira menekankan, pansus yang dipimpinnya tidak ingin menghasilkan kebijakan yang hanya bersifat wacana.
Ia memastikan, rekomendasi yang disusun akan berfokus pada solusi yang dapat diterapkan sesuai kondisi nyata di lapangan.
"Kita nggak mau lagi nanti yang di awang-awang kemudian tidak bisa dikerjakan. Kita pengen yang betul-betul bisa diaplikasikan sesuai dengan kondisi sosial, kondisi lapangan, kondisi lahan, dan teknologi yang tepat untuk di DKI Jakarta ini," tegasnya.
Selain itu, ia memastikan bahwa arah kerja pansus akan selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, agar penanganan sampah dapat berjalan lebih terintegrasi.
"Harapannya tentu nanti bisa selaras dengan rencana-rencana yang akan dikerjakan oleh Pemerintah Pusat dan juga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ucapnya.
Sebagai informasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bergerak cepat mengatasi penumpukan sampah di sejumlah titik ibu kota pascalibur Lebaran 2026 yang turut diperparah oleh insiden longsor di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Salah satu strategi yang kini diterapkan adalah pengaturan sistem kerja pengangkutan sampah menjadi tiga shift setiap hari untuk mempercepat normalisasi layanan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan kondisi tersebut memaksa adanya penyesuaian operasional pengiriman sampah agar tidak terjadi kepadatan truk di TPST Bantargebang maupun di jalur menuju lokasi.
"Pascalebaran dan adanya kejadian longsor di TPST Bantargebang beberapa waktu lalu, terjadi penumpukan sampah di beberapa titik di dalam kota. Kami tidak menutup-nutupi kondisi ini dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Asep dalam keterangannya, Jumat (2/4/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






