DPRD DKI Andalkan Reses Jadi Jalur Aspirasi Warga, Legislator Golkar Basri Baco: Tanpa Pokok Pikiran, Ini Jadi Tumpuan

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menegaskan pentingnya masa reses sebagai jalur utama penyerapan aspirasi masyarakat, mengingat DPRD DKI tidak memiliki program pokok pikiran (pokir) seperti DPRD di daerah lain.
Hal ini disampaikan Baco usai Rapat Paripurna DPRD terkait Penyampaian Laporan Hasil Masa Reses ke-II Mesa Persidangen I Tahun Sidang 2025-2026 bagi Pimpinan dan Anggota DPRD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 (Reses ke-5 DPRD DKI Jakarta Periode Tahun 2024-2029), Senin (30/3/2026).
Ia menekankan, hasil reses menjadi instrumen penting bagi anggota DPRD DKI dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
Berbeda dengan daerah lain yang memiliki pokir sebagai jalur program pembangunan, DPRD DKI mengandalkan aspirasi hasil reses yang dinilai lebih akuntabel.
"Moga-moga hasil reses ini bisa segera ditindaklanjuti oleh Pak Gubernur dan jajaran. Dan saya yakin pasti akan dilaksanakan karena DKI Jakarta tidak punya pokir, maka aspirasinya itu lewat reses yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan oleh teman-teman dewan," ujar Baco kepada wartawan.
Selain soal reses, DPRD DKI juga mulai mempersiapkan kerja lima pansus yang baru dibentuk.
Dalam waktu dekat, DPRD akan menetapkan komposisi anggota serta pimpinan pansus sebelum mulai menjalankan pembahasan bersama pihak eksekutif.
Basri menegaskan, koordinasi antara DPRD dan Pemprov DKI menjadi kunci agar kerja pansus tidak hanya menghasilkan rekomendasi administratif, tetapi juga solusi konkret terhadap persoalan Jakarta.
"Terkait pansus, moga-moga setelah ini kita akan segera menjalankan pembentukan anggotanya, pemilihan ketuanya, dan mulai bekerja, tentunya dengan berkoordinasi dan selalu bersama-sama dengan pihak eksekutif sehingga pansusnya terarah, rekomendasinya terarah, mendapatkan solusi sesuai dengan target," jelasnya.
Ia berharap, melalui kerja pansus dan tindak lanjut hasil reses, berbagai persoalan warga Jakarta dapat ditangani secara lebih terarah dan tepat sasaran.
Sebagai informasi, DPRD DKI Jakarta menyampaikan hasil Reses ke-II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 melalui rapat paripurna.
Wakil Ketua DPRD Basri Baco memimpin rapat tersebut. Hadir pimpinan serta anggota DPRD dan Gubernur Pramono Anung.
Wakil Ketua Fraksi Golkar, Ramly HI Muhamad, membacakan hasil reses. Satu temuan utama dalam reses terkait penumpukan sampah yang berpotensi menjadi tempat pembuangan sementara (TPS) ilegal di sejumlah titik rawan.
"Dewan meminta dinas terkait mencegah kriminalitas dan pembuangan sampah ilegal di sejumlah titik rawan," ujar Ramly. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






