Jaga Pengelolaan Sampah Pasca Longsor TPST Bantargebang, Pemprov DKI Mulai Operasikan RDF Rorotan

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengoperasikan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan secara bertahap, sebagai langkah menjaga stabilitas pengelolaan sampah pasca peristiwa longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan pengoperasian RDF Plant Rorotan merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah daerah untuk memastikan layanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal, meskipun sebagian area TPST Bantargebang masih dalam tahap penataan.
"Hari ini RDF Plant Rorotan mulai dioperasikan dengan kapasitas awal sekitar 300 ton per hari dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 750 ton per hari dalam pekan ini, kemudian akan ditingkatkan 1.000 ton per hari," kata Asep dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Catat Jadwal Penukaran Uang Baru di Jakarta, Alokasi Dana Capai Rp 185,6 Triliun
Ia menjelaskan, saat ini pelayanan pembuangan sampah di TPST Bantargebang masih berlangsung melalui Zona 1, Zona 2, dan Zona 5 dengan kapasitas penanganan sekitar 4.000 ton sampah per hari. Sementara itu, Zona 4 Besar masih dalam proses perapihan setelah terdampak longsor.
Setelah proses penataan rampung, zona tersebut direncanakan kembali beroperasi dengan tambahan kapasitas pengolahan sekitar 1.500 ton sampah per hari.
Selain mengoperasikan RDF Plant Rorotan, DLH DKI Jakarta juga mengoptimalkan sejumlah fasilitas pengolahan sampah lainnya.
Di antaranya RDF Plant Bantargebang dengan kapasitas sekitar 800 ton per hari serta fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PLTSa) Merah Putih yang mampu mengolah sekitar 100 ton sampah per hari.
Melalui skema tersebut, total sampah Jakarta yang dapat ditangani hingga akhir pekan diperkirakan mencapai 6.700 hingga 7.150 ton per hari.
Asep menegaskan, berbagai langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan publik tetap berjalan sekaligus mempercepat pemulihan operasional TPST Bantargebang.
"Dengan berbagai langkah penanganan yang sedang dilakukan, kami berharap operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam waktu satu pekan ini," ujarnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







