Jakarta

Mantap! Persatuan Perawat Kabupaten Tangerang Gelar Aksi Sosial Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin

M Rahman Akurat | 11 Juli 2026, 11:03 WIB
Mantap! Persatuan Perawat Kabupaten Tangerang Gelar Aksi Sosial Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Baksos PPNI di pengungsian warga terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin.

AKURAT JAKARTA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dan bakti sosial bagi warga yang terdampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, pada Kamis (9/7/2026).

Diketahui, kebakaran hebat yang melanda TPA Jatiwaringin menimbulkan asap pekat yang mengganggu dan berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat sekitar, khususnya warga di wilayah Kecamatan Rajeg.

Merespons kondisi darurat tersebut, DPD PPNI Kabupaten Tangerang langsung bergerak cepat menginisiasi aksi kemanusiaan berupa pelayanan kesehatan, edukasi penanganan polusi, serta penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.

Baca Juga: Alhamdulillah! Kebakaran TPA Jatiwaringin Sudah Padam Total, Selanjutnya Proses Pendinginan Hingga 14 Juli 2026

Ketua DPD PPNI Kabupaten Tangerang, M. Nurhabibi, menjelaskan bahwa pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan setempat dan Puskesmas Rajeg.

Langkah ini diambil guna memetakan kebutuhan riil serta kondisi kesehatan warga di lapangan secara akurat.

"Dari hasil koordinasi tersebut, PPNI kemudian menyusun langkah strategis agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu meringankan beban masyarakat secara optimal," ujarnya.

Untuk memperkuat penanganan di area terdampak, PPNI membentuk dua tim khusus yang bekerja secara sinergis, yakni Tim Koordinasi dan Manajemen Posko serta Tim Penanggulangan Tanggap Bencana.

Baca Juga: Sempat Membantah, Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mengundurkan Diri

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 25 tim yang terdiri dari 46 perawat sukarelawan diterjunkan ke lokasi. Para relawan medis ini berasal dari 28 rumah sakit, Dinas Kesehatan, serta empat institusi pendidikan keperawatan.

Mereka bersiaga penuh dan bertugas secara bergiliran selama 24 jam di Posko Kesehatan Puskesmas Rajeg serta sejumlah posko darurat lainnya sejak tanggal 4 Juli 2026.

Selain memperkuat lini pelayanan kesehatan darurat, PPNI juga menggelar program pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Abdul Karim dan Mizwar.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.