Jakarta

Ratusan Warga Terjangkit ISPA Imbas Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin, Satpol PP Kabupaten Tangerang Bagikan Masker Gratis

M Rahman Akurat | 2 Juli 2026, 11:23 WIB
Ratusan Warga Terjangkit ISPA Imbas Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin, Satpol PP Kabupaten Tangerang Bagikan Masker Gratis
Satpol PP Kabupaten Tangerang bagikan masker ke pengendara.

AKURAT JAKARTA - Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, masih belum berhasil dipadamkan hingga memasuki hari ketiga, Kamis (2/7/2026).

Dampak dari polusi asap yang kian pekat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga kini terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, membenarkan lonjakan kasus ISPA tersebut akibat paparan asap kebakaran sampah.

Baca Juga: Jangan Berangkat Dulu, Liburan Off-Season Makin Seru Jika Kamu Menyiapkan 4 Hal Ini

Kendati demikian, seluruh warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan saat ini sudah tertangani dan hanya menjalani rawat jalan.

"Iya betul (154 warga terkena ISPA). Itu pasien rawat jalan, sudah kembali ke rumah," ujar Hendra Tarmizi saat dihubungi wartawan, Kamis (2/7/2026).

Warga Diimbau Pakai Masker dan Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Melihat kondisi udara yang memburuk, Dinkes mengimbau keras masyarakat setempat, khususnya yang tinggal di sekitar area TPA Jatiwaringin, untuk selalu menggunakan masker medis maupun kain saat beraktivitas.

Langkah ini sangat krusial guna menyaring partikel debu dan gas berbahaya dari asap kebakaran.

"Agar warga selalu memakai masker jika ada asap, serta segera periksa ke pelayanan kesehatan atau puskesmas terdekat jika ada keluhan pernapasan," ucap Hendra.

Baca Juga: Update! 10 Tim Segel Tiket Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Belgia dan Amerika Lolos dengan Penuh Drama, Ini Daftar Lengkapnya

Kendala Pemadaman: Cuaca Panas Ekstrem dan Angin Kencang

Sebagai informasi, kebakaran di TPA Jatiwaringin mulai berkobar sejak Selasa, 30 Juni 2026 yang lalu. Hingga hari ketiga, petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku melokalisir titik api yang tertimbun di dalam gunungan sampah.

Proses pemadaman menghadapi kendala besar di lapangan akibat faktor alam. Musim panas yang ekstrem serta tiupan angin kencang membuat kobaran api cepat meluas dan memicu kepulan asap pekat yang menyelimuti wilayah sekitar Kabupaten Tangerang.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.