Ratusan Warga Terjangkit ISPA Imbas Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin, Satpol PP Kabupaten Tangerang Bagikan Masker Gratis

AKURAT JAKARTA - Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, masih belum berhasil dipadamkan hingga memasuki hari ketiga, Kamis (2/7/2026).
Dampak dari polusi asap yang kian pekat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga kini terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, membenarkan lonjakan kasus ISPA tersebut akibat paparan asap kebakaran sampah.
Baca Juga: Jangan Berangkat Dulu, Liburan Off-Season Makin Seru Jika Kamu Menyiapkan 4 Hal Ini
Kendati demikian, seluruh warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan saat ini sudah tertangani dan hanya menjalani rawat jalan.
"Iya betul (154 warga terkena ISPA). Itu pasien rawat jalan, sudah kembali ke rumah," ujar Hendra Tarmizi saat dihubungi wartawan, Kamis (2/7/2026).
Warga Diimbau Pakai Masker dan Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Melihat kondisi udara yang memburuk, Dinkes mengimbau keras masyarakat setempat, khususnya yang tinggal di sekitar area TPA Jatiwaringin, untuk selalu menggunakan masker medis maupun kain saat beraktivitas.
Langkah ini sangat krusial guna menyaring partikel debu dan gas berbahaya dari asap kebakaran.
"Agar warga selalu memakai masker jika ada asap, serta segera periksa ke pelayanan kesehatan atau puskesmas terdekat jika ada keluhan pernapasan," ucap Hendra.
Kendala Pemadaman: Cuaca Panas Ekstrem dan Angin Kencang
Sebagai informasi, kebakaran di TPA Jatiwaringin mulai berkobar sejak Selasa, 30 Juni 2026 yang lalu. Hingga hari ketiga, petugas pemadam kebakaran masih terus berjibaku melokalisir titik api yang tertimbun di dalam gunungan sampah.
Proses pemadaman menghadapi kendala besar di lapangan akibat faktor alam. Musim panas yang ekstrem serta tiupan angin kencang membuat kobaran api cepat meluas dan memicu kepulan asap pekat yang menyelimuti wilayah sekitar Kabupaten Tangerang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







