Kerahkan 2 Helikopter BNPB Pengebom Air, Bupati Tangerang: Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Terkendali

AKURAT JAKARTA – Upaya maksimal penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga Kamis (2/7/2026) sore, kobaran api yang sempat membesar kini dilaporkan telah berangsur berkurang.
Meski demikian, petugas di lapangan masih terus bersiaga karena masih terdapat beberapa titik api yang tersebar di bagian atas tumpukan sampah.
Pengeboman Air Menggunakan Helikopter BNPB
Untuk mempercepat proses pemadaman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerjunkan dua unit helikopter guna melakukan pemadaman dari udara (water bombing).
Strategi ini diambil untuk menjangkau area kebakaran yang sulit diakses oleh petugas pemadam di jalur darat.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir langsung di lapangan untuk memonitoring proses penanganan kebakaran yang terjadi sejak Selasa (30/6/2026).
Sejak awal kejadian, ia terus melakukan koordinasi intensif dengan BNPB pusat, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
"Alhamdulillah kondisi kebakaran mulai berangsur terkendali. Namun kami tidak ingin lengah karena masih ada beberapa titik api yang harus terus dipadamkan. Seluruh kekuatan dan sumber daya kami kerahkan agar penanganan dapat berjalan maksimal," ujar Bupati Maesyal.
Baca Juga: Anggota DPRD DKI Kenneth Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40 Persen
Kolaborasi Lintas Daerah Tanggap Darurat
Selain mengerahkan seluruh armada dan personel pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang, Bupati Tangerang juga bergerak cepat meminta dukungan lintas daerah.
Ia telah berkomunikasi langsung dengan pemerintah Kota Tangerang serta Wakil Wali Kota Tangerang Selatan untuk meminta bantuan tambahan armada armada, personel, dan peralatan dari BPBD Kota Tangerang.
"Penanganan kebakaran ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami bersyukur mendapat dukungan dari BNPB, pemerintah Kota Tangerang, dan seluruh unsur terkait yang bergerak bersama untuk mempercepat pemadaman," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







