Gerak Cepat Bupati Tangerang, Tengah Malam Tinjau Langsung Kebakaran TPA Jatiwaringin, Siapkan Pengungsian Bagi Warga Terdampak

AKURAT JAKARTA - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meninjau langsung lokasi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (30/6/2026) malam hingga Rabu (1/7/2026) dini hari.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat menangani kobaran api sekaligus meminimalkan dampak buruk terhadap warga di sekitar kawasan TPA.
Bupati Maesyal juga turun langsung menemui warga yang terdampak kebakaran, dan berdialog dengan warga yang sudah dievakuasi ke tempat aman.
Baca Juga: 5 Tempat Makan Enak Dekat Dairyland Farm Theme Park Puncak, Cocok untuk Santap Keluarga Saat Liburan
Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin
Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa peristiwa kebakaran ini bermula dari munculnya titik api kecil.
Faktor cuaca kemarau yang ekstrem ditambah tingginya kandungan gas metana dari timbunan sampah diduga kuat menjadi pemicu utama.
Kondisi tersebut diperparah oleh faktor alam di lokasi kejadian. Embusan angin yang sangat kencang membuat api dalam sekejap meluas dan membakar area lain di kawasan TPA yang memiliki total luas mencapai 33 hektare tersebut.
"Kami menerima laporan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terkait adanya titik api di TPA Jatiwaringin. Awalnya api masih kecil, namun karena angin bertiup cukup kencang, api kemudian menyebar ke area lain yang memiliki timbunan sampah," ungkap Maesyal Rasyid di lokasi.
Kendala Pemadaman dan Penggunaan Alat Berat
Upaya pemadaman sejatinya telah dilakukan sejak awal api berkobar. Tim gabungan dari DLHK, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang terus berjibaku di lapangan.
Meski demikian, petugas menghadapi kendala besar di darat. Sejumlah titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau oleh armada mobil pemadam kebakaran karena akses jalan yang sangat terbatas.
"Kami sekarang sedang berupaya membuka akses menuju titik-titik api dengan membongkar timbunan sampah menggunakan alat berat. Tujuannya agar kendaraan pemadam dan alat berat dapat lebih dekat ke lokasi sehingga proses penyiraman bisa dilakukan secara maksimal," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






