Jakarta

Catat! Pemprov DKI Tiadakan CFD di Rasuna Said Besok, Bakal Kembali Digelar Mulai Juni 2026

Laode Akbar | 16 Mei 2026, 23:59 WIB
Catat! Pemprov DKI Tiadakan CFD di Rasuna Said Besok, Bakal Kembali Digelar Mulai Juni 2026
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Akurat.co)

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan sementara pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu (17/5/2026).

Kegiatan tersebut dijadwalkan kembali digelar mulai Juni 2026 setelah sejumlah catatan evaluasi ditindaklanjuti.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan pelaksanaan HBKB di koridor HR Rasuna Said memberikan manfaat positif bagi masyarakat, baik sebagai ruang publik alternatif maupun dari sisi kualitas lingkungan.

Baca Juga: Dukung Pelaksanaan CFD Rasuna Said, Anggota DPRD DKI Kevin Wu: Jangan Cuma Cantik Saat Seremoni Saja

"HBKB di Jalan HR Rasuna Said menambah alternatif ruang olahraga dan ruang publik bagi masyarakat. Hasil pengukuran kualitas udara di sekitar lokasi saat pelaksanaan HBKB juga tercatat lebih baik dibandingkan hari kerja," ujar Syafrin di Jakarta, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, keberadaan koridor baru HBKB ini juga berhasil mengurangi kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman–Thamrin yang selama ini menjadi pusat pelaksanaan CFD tingkat provinsi.

Data Dishub DKI Jakarta mencatat jumlah pengunjung HBKB di Jalan Jenderal Sudirman–MH Thamrin turun dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026. Artinya, terjadi penurunan sekitar 52,97 persen.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman–Thamrin sehingga aktivitas warga lebih tersebar," kata Syafrin.

Meski demikian, pelaksanaan perdana HBKB di Rasuna Said pada 10 Mei lalu masih menyisakan sejumlah catatan evaluasi.

Beberapa kendala yang ditemukan antara lain:

- Belum tersedia titik putar kendaraan di sisi timur dan barat koridor.

- Pembatas jalur Transjakarta belum terpasang secara optimal.

- Masih ditemukan parkir liar di sejumlah titik.

- Penataan UMKM belum tertib karena aktivitas pedagang meluas hingga badan jalan.

- Sejumlah proyek pekerjaan jalan di rute alternatif masih memicu kemacetan.

- Terdapat perbedaan level ketinggian jalan pascapembongkaran tiang monorel.

- Penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival menyebabkan pelari dan pesepeda menggunakan jalur bus Transjakarta.

Syafrin memastikan seluruh persoalan tersebut akan ditangani bersama tim kerja HBKB lintas perangkat daerah.

Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan HBKB di Jalan HR Rasuna Said.

"Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib," tukasnya.

HBKB di Jalan HR Rasuna Said direncanakan kembali digelar mulai Juni 2026 setiap hari Minggu pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.

Pemprov DKI berharap kehadiran koridor baru ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik untuk berolahraga dan berinteraksi di tengah kota Jakarta. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y