Jakarta

Perayaan Nyepi 2026, Pemprov DKI Gelar Pawai Ogoh-ogoh dan Pemasangan Penjor Pertama di Bundaran HI

Laode Akbar | 28 Februari 2026, 14:23 WIB
Perayaan Nyepi 2026, Pemprov DKI Gelar Pawai Ogoh-ogoh dan Pemasangan Penjor Pertama di Bundaran HI
Bundaran HI Jakarta

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana akan menggelar pawai ogoh-ogoh dan pemasangan penjor yang pertama kali digelar di

kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada saat perayaan Nyepi 2026.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa rangkaian perayaan akan berlangsung pada 19 Maret 2026.

Ia menegaskan kehadiran ornamen khas Nyepi di jantung ibu kota menjadi simbol keberagaman budaya yang dirayakan bersama di Jakarta.

Baca Juga: Gubernur Luncurkan Jakarta Ramadan Festival 2026, 101 Mal Siap Beri Diskon Besar hingga 70 Persen

"Bundaran HI pada saat Nyepi, kami akan ada pawai ogoh-ogoh dan juga akan ada penjor di sini. Yang mungkin belum pernah ada penjor dipasang di Bundaran HI. Nanti akan kami pasang penjor ada di Bundaran HI," ujar Pramono, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, perayaan Nyepi tahun ini memiliki momentum khusus karena berlangsung berdekatan dengan bulan Ramadan serta menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Situasi tersebut mendorong Pemprov DKI menghadirkan berbagai agenda melalui Jakarta Ramadan Festival yang mengusung tema "Mudik ke Jakarta".

Tema tersebut diharapkan mampu menarik masyarakat untuk menikmati suasana Lebaran di ibu kota, sekaligus memanfaatkan berbagai program kemudahan yang disiapkan pemerintah bersama pelaku usaha.

Salah satu langkah yang disiapkan yakni pemberian insentif pajak bagi pusat perbelanjaan, pertokoan, hingga hotel agar dapat menghadirkan potongan harga besar bagi masyarakat.

Selain sektor ritel dan perhotelan, sejumlah destinasi wisata juga didorong memberikan akses yang lebih mudah bagi pengunjung selama musim libur.

Beberapa lokasi yang menjadi fokus antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, serta Taman Margasatwa Ragunan.

Pramono menegaskan, pemerintah akan memastikan kondisi Jakarta tetap aman dan nyaman sepanjang periode Ramadan hingga Idulfitri.

Salah satu kebijakan yang telah disiapkan adalah penggratisan layanan transportasi umum saat Lebaran, mencakup TransJakarta, JakLingko, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.

"Yang paling penting adalah nanti pada saat Idul Fitri transportasinya kita gratiskan," ujarnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y