Modus Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Narkoba, Hingga Bawa Botol Urine Bersih

AKURAT JAKARTA — Oknum pilot maskapai Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), terus membeberkan fakta mengejutkan.
Selain nekat bawa sabu, tersangka juga menyiapkan botol berisi urine "bersih" untuk mengelabui pemeriksaan medis mendadak.
MS ditangkap oleh petugas Bea Cukai di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (28/7) sekitar pukul 23.30 WIB, usai barang bawaannya memicu kecurigaan saat melewati pemindaian X-Ray.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi penangkapan tersebut.
Dimana hasil penggeledahan koper milik tersangka, petugas menemukan 14 bungkus besar dan satu paket narkotika jenis sabu.
"Petugas melihat salah satu koper yang mencurigakan, setelah diambil oleh pemiliknya atas nama Mohd Saufi bin Othman yang merupakan pilot maskapai penerbangan asing," ujar Eko, Kamis (30/7).
Dalam proses pemeriksaan awal, tersangka mengaku diupah RM50.000 (sekitar Rp220 juta) oleh seseorang untuk membawa barang haram tersebut masuk ke wilayah Jakarta.
Baca Juga: Viral Video 'Yank Wes Yank', Kapolresta Banyuwangi Ancam Sanksi Bagi Penyebar Konten Asusila
Siapkan Urine 'Bersih' untuk Kelabui Tes Narkoba
Pengembangan penyelidikan di lapangan turut mengungkap temuan tak biasa di dalam tas milik tersangka.
Petugas Bea Cukai menemukan satu botol kecil berisi cairan kuning yang terkonfirmasi sebagai urine.
Humas Bea Cukai Soekarno-Hatta, Satria Yudhatama, menjelaskan bahwa cairan tersebut disiapkan tersangka sebagai langkah antisipasi jika otoritas penerbangan atau pihak maskapai menggelar tes urine mendadak.
"Berdasarkan informasi dari unit pengawasan, betul ditemukan botol berisi urine. Pengakuan tersangka, botol tersebut berisi urine 'bersih' yang diambil sebelum ia mengonsumsi narkotika," ungkap Satria.
Namun, strategi tersebut gagal digunakan saat petugas bandara langsung mengamankan dan melakukan pengujian sampel urine tersangka di lokasi.
Terbang dalam Pengaruh Tiga Jenis Narkotika
Hasil pengujian medis secara mengejutkan menunjukkan bahwa Mohd Saufi positif mengonsumsi tiga jenis zat terlarang sekaligus, yaitu sabu, ekstasi (ineks), dan kokain.
Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menegaskan bahwa temuan ini mengindikasikan tersangka menjalankan tugas menerbangkan pesawat dalam keadaan terkontaminasi narkoba.
"Dari hasil pemeriksaan tes urine, ternyata positif memakai sabu, ineks, dan kokain. Jadi, pada saat terbang itu sedang memakai," tegas Hengky, Minggu (2/8).
Maskapai Buka Suara dan Kooperatif
Menanggapi penangkapan salah satu personel penerbangnya, pihak manajemen Malaysia Airlines menyatakan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di Indonesia dan bersiap memberikan sikap kooperatif penuh.
"Malaysia Airlines ingin menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan saat ini sedang melakukan peninjauan internal atas masalah tersebut," rilis pihak maskapai sebagaimana dikutip dari Free Malaysia Today.
Pihak maskapai menambahkan bahwa integritas operasional, keamanan, serta keselamatan seluruh penumpang tetap menjadi prioritas utama perusahaan.
Atas perbuatannya, tersangka kini menghadapi ancaman hukuman maksimal pidana mati sesuai ketentuan hukum pidana narkotika di Indonesia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






